White Night, KETIKA MELBOURNE BEGADANG 12 JAM

White Night kembali hadir di Melbourne musim panas kemarin dengan menghadirkan lebih dari 70 pertunjukan seni yang berasal dari beragam latar belakang. Kota Melbourne pun sengaja dibagi menjadi sembilan area bertema khusus dimana masyarakat dapat menikmati pertunjukan-pertunjukan tersebut, yakni 4 Elements, Northern Lights, The Big Hill, Rivers of Gold, Tears Before Dawn, Wonderland, Sita’s Garden, The Engine dan Key Frames. Festival penuh gempita ini tidak tanggung-tanggung berlangsung 12 jam dari 7 malam sampai 7 pagi.

Udara yang sedikit panas tidak membuat suasana dan antusias para pengunjung meredup. Seperti tahun-tahun sebelumnya, jalan-jalan di sekitar CBD termasuk Carlton dan Southbank ditutup dan dipenuhi oleh ribuan orang yang ingin menikmati festival White Night. Walaupun begitu, transportasi umum seperti tram, kereta dan bus tetap berjalan dengan lancar hingga acara selesai berlangsung.

Beberapa instalasi dan pertunjukan yang ada adalah The ‘Google’ Cube yang merupakan platform inovatif dalam menonton cerita dari berbagai sisi, Neon Angel Wings oleh Carla O’Brien yang memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk berfoto dengan sebuah sayap neon di belakang mereka, Indie Music Stage yang tidak henti-hentinya menampilkan berbagai musisi dengan keunikannya masing-masing, serta berbagai proyektor raksasa yang menghiasi gedung-gedung tinggi di Melbourne dengan desain lampu-lampu nan cantik.

Terdapat juga berbagai truk makanan yang menjual hidangan dan minuman kecil bagi pengunjung untuk menyempurnakan pengalaman setahun sekali ini.

Kalau kalian belum sempat bergabung dalam kemeriahan tahun ini, jangan kahwatir sebab White Night akan kembali di tahun 2016. Untuk memaksimalkan serunya White Night yang merupakan salah satu festival terbesar di Victoria ini, kunjungi dan rencanakanlah malam kalian melalui situs resmi mereka.







gaby

 

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Jatuh Cinta dengan Budaya Ibu Pertiwi |IVEN MANNING

Dilihat dari nama apalagi parasnya, tidak dapat ditebak bahwa ada kecintaan terdalamnya untuk Indonesia. Itulah Iven Manning, seorang pemuda berkewarganegaraan Australia yang mengemban pendidikan perguruan tingginya dalam...

Membina Hubungan Australia-Indonesia Melalui Film dan Ekonomi Kreatif

Forum Diskusi "Membina Hubungan Australia-Indonesia Melalui Film dan Ekonomi Kreatif" Selasa, 23 Agustus 2016, 14:00pm-15:30pm Diselenggarakan dan didukung oleh ACMI X, Australia Indonesia Centre, All in Pixel,...

SI KABAYAN BIKIN RAME CLAYTON

Menutup bulan November 2014, Paguyuban Pasundan Victoria merayakan ulang tahunnya sekaligus unjuk gigi dengan penampilan teater ‘Kabayan Mencari Cinta’ di Clayton Community Centre.Paguyuban Pasundan...

HUT RI ke-75 di Melbourne yang Membanggakan

https://youtu.be/g3bWMRGKcRMKosongnya halaman belakang KJRI Melbourne pada tanggal 17 Agustus lalu tidak menggoyahkan semangat dan komitmen Paskibra KJRI Melbourne 2020 dalam menjalankan tugasnya. Bendera merah...

BASA BASI BERSAMA DEBNATH GUHAROY

AIYA (Australia-Indonesia Youth Association) cabang Victoria rajin mengadakan ajang perluasan jejaring antar pemuda Australia dan Indonesia yang dikenal dengan sebutan AIYA Basa Basi. Kali...