Hari Valentine telah menjadi hari dimana kita dapat merayakan romansa, cinta dan kebahagiaan dalam sebuah kecupan. Mengekspresikan cinta tidak hanya dapat disampaikan kepada orang lain, tetapi cinta juga dapat dan merupakan hal yang penting untuk dimanifestasikan terhadap diri kita sendiri. Memang betul bahwa semua orang ingin mencintai dan dicintai, namun bagaimana anda dapat mencintai bahkan dicintai oleh orang lain apabila anda membenci diri anda sendiri. Maka dari itu, inilah tips-tips untuk sahabat BUSET yang dapat membantu anda untuk lebih mencintai diri sendiri.

  1. Prologue

Satu pemahaman yang sahabat BUSET harus selalu percaya dalam hati anda adalah bahwa orang terpenting di seluruh alam semesta ini adalah diri Anda sendiri. Bukan presiden suatu negara antah berantah, bukan dosen killer yang pelit nilai, tetapi Anda sendiri.

Mungkin keberadaan Anda hanya merupakan sepersekian bagian dari komponen untuk sebuah skema yang begitu besar di dunia yang luas ini. Tetapi dalam kehidupan dan lingkup realita Anda, diri andalah satu-satunya hal yang paling penting. Eksistensi Anda tergantung pada jumlah cinta dan perhatian yang anda berikan kepada diri sendiri.

Self-love memang sulit untuk dipraktikkan. Seperti kata pepatah yang terkenal: kita adalah kritikus terbesar diri kita sendiri, kami serasa terprogram untuk membenci diri kita terutama kekurangan-kekurangan kita. Tetapi jika kita menghabiskan lebih banyak waktu membenci diri kita, maka pandangan akan hidup kita akan selalu lebih negatif juga.

Maka dari itu, marilah kita memulai untuk mencintai diri kita sendiri. Walaupun susah, tetapi kita harus berjuang demi kebahagiaan hidup kita.

2. The Daily You

Ada teori psikologis yang mengatakan bahwa cara Anda memperlakukan orang lain adalah cerminan langsung dari cara anda memperlakukan diri sendiri. Sekarang, pikirkan bagaimana Anda memperlakukan diri sendiri. Apakah Anda memberi diri Anda cinta dan rasa hormat yang mungkin Anda berikan kepada teman-teman terdekat Anda atau orang-orang penting lainnya? Apakah Anda memberikan perhatian kepada tubuh, pikiran, dan kebutuhan Anda sebanyak yang Anda berikan kepada curhatan sahabat setia Anda yang baru putus?

Mengasihi diri sendiri lebih dari sekadar pola pikir – tetapi juga membutuhkan serangkaian tindakan dan kebiasaan konstan yang Anda harus tanamkan ke dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk menunjukkan tubuh dan pikiran Anda bahwa Anda mencintai diri sendiri setiap harinya :

  • Selalu memberikan energi kembali pada tubuh Anda dengan tidur yang layak dan cukup
  • Memenuhi tubuh Anda dengan makanan dan minuman yang menyehatkan dan membuatnya berkembang
  • Menjaga tubuh untuk tetap fit dengan berolahraga secara teratur
  • Memberikan diri waktu untuk berelaksasi dan bermain ketika anda membutuhkan
  • Menghindari pengaruh dan hubungan yang bersifat buruk atau toxic
  • Meluangkan waktu untuk diam dan menenangkan pikiran Anda dari segala stress dan beban yang ada di pikiran
  • Belajar untuk mengatakan tidak, yang bukanlah membuat Anda menjadi orang jahat tetapi menunjukkan kepintaran dalam mengetahui apa yang baik dan buruk bagi diri Anda

Anda harus selalu sabar dan gigih dalam mencintai diri sendiri. Self-love membutuhkan waktu untuk berkembang dan tumbuh dalam diri. Itu merupakan suatu hal yang harus anda praktikkan setiap harinya dan bahkan mungkin membutuhkan seumur hidup untuk dikuasai. Jadi, bersikaplah yang baik pada diri anda sendiri dan selalulah mendukung diri anda selama proses pembelajaran ini berlangsung.

3. Keterbukaan dan Penerimaan

Tiada seorang pun manusian yang sempurna. Self-love selalu disalahartikan sebagai kepositifan dan optimism non-stop, ketika itu bukanlah definisinya. Setiap orang memiliki sisi gelap masing-masing, sebagai manusia adalah hal yang normal untuk memiliki emosi manusiawi; kita semua merasa sedih, benci, dan sakit. Setiap kali kita mengalami sebuah perasaan yang tidak nyaman, memang secara alamiah kita akan mengabaikannya. Tetapi dengan mengabaikan keberadaan mereka sebenarnya dapat membuat emosi-emosi tersebut memburuk dan memberikan diri kita untuk termakan oleh mereka. Biarkan diri Anda menerima dan berani untuk melihat diri Anda sendiri akan siapa diri Anda sebenarnya. Jujurlah pada diri Anda sendiri akan setiap perasaan yang Anda rasakan. Maafkanlah diri Anda atas perbuatan di masa lalu yang membuat Anda malu.

Penerimaan adalah tentang keseimbangan. Masa kini mendorong kita untuk bersikap positif 24/7 ketika itu jelas tidak realistis. Sebaliknya, kita harus menjalani hidup baik dengan positif dan negatif untuk membantu kita menjalani kehidupan yang penuh kepuasan. Belajarlah untuk menerima emosi Anda untuk mengajar diri untuk memiliki ketahanan emosi yang stabil. Namun, penting untuk tidak menyamakan penerimaan dengan penderitaan yang dipaksakan oleh diri sendiri. Ketika Anda diperlakukan dengan tidak adil, itu bukan berarti Anda harus menerimanya. Tidak ada salahnya dalam membela diri dan hak Anda sebagai seorang manusia.

Galilah kisah hidup Anda, perjalanan Anda sejak kecil hingga menjadi orang seperti sekarang ini. Pahami diri Anda dengan cara yang paling intim, temukan alasan untuk setiap emosi negatif, setiap tindakan memalukan, setiap kata dan perbuatan yang Anda masih tertanam dengan kebencian.

Mungkin selama ini Anda memiliki pemahaman yang salah akan kenyataan, atau trauma, atau perasaan menjadi korban yang dulu Anda rasakan. Mungkin Anda melihat dunia secara berbeda dari yang sebenarnya, itu sebabnya anda melakukan hal-hal yang sekarang anda sesali. Berhentilah menjadi malu akan masa lalu anda dan mulailah memahaminya.

Bagaimanapun juga, kita hanyalah manusia fana.

4. Semua itu Hanyalah Pikiran

Pikiran dan keyakinan Anda lah yang membentuk perspektif akan hidup. Hal pertama yang perlu Anda sadari adalah bagaimana sebagian besar pikiran kita sehari-hari merupakan hal-hal yang negatif. Mengapa? Karena ketakutan dan kekhawatiran muncul sebagai alat untuk melindungi diri kita sendiri. Tetapi, mekanisme ini seringkali menjadi musuh yang melawan kita dengan melahirkan keraguan diri dan kritik diri.

Don’t believe everything you think. Thoughts are just that-thoughts,” Allan Lokos.

Berikut adalah beberapa kepercayaan umum yang dapat menyabotase kehidupan Anda :

  • Masa kini adalah indikator masa depan

Di dunia ini tiada yang abadi, semua pasti akan berubah. Memang umum bagi manusia untuk berpikir bahwa kesengsaraan dalam hidup tidak akan pernah hilang. Tetapi itu hanyalah ramalah yang akan terpenuhi oleh diri anda sendiri. Sadarilah bahwa segala sesuatu akan berubah pada akhirnya.

  • Menjadi rentan itu berbahaya

Tidak ada yang menyukai perasaan vulnerable atau rentan, memang benar-benar tidak nyaman. Tetapi kemajuan tidak akan terjadi apabila anda terus berdiam diri dalam zona nyaman Anda. Satu-satunya cara untuk keluar dari zona itu adalah dengan merangkul ketidaksempurnaan Anda dan menerima kenyataan bahwa Anda akan merasa tidak nyaman.

  • Menyendiri adalah sebuah masalah

Bagaimana Anda bisa mencintai diri Anda sendiri ketika Anda tidak nyaman menghabiskan waktu sendiri. Seperti pepatah dalam agama Buddha, kebahagaiaan hanya bisa datang dari dalam diri Anda sendiri. Jadi, berhentilah mencari faktor-faktor eksternal hanya untuk membahagiakan diri!

  • Kita semua harus fit-in

Dunia sosial masa kini mengajarkan kita untuk menyesuaikan diri dengan semua orang agar bahagia, bahwa kita harus sama dengan yang lain. Tetapi dengan begitu, Anda menolak gagasan bahwa Anda adalah pribadi yang unik. Alih-alih, Anda memaksakan diri untuk masuk ke dalam kotak yang dunia telah ciptakan agar Anda dapat dianggap ‘normal’.

Sebagai kesimpulan sahabat-sahabat BUSET terkasih, mencintai diri sendiri sangat penting untuk kesehatan emosi Anda sendiri dan kemampuan untuk mencapai potensi Anda. Kita semua mampu memercayai diri kita sendiri dan menjalani kehidupan terbaik yang kita bisa. Kuncinya adalah untuk menemukan apa yang benar-benar anda sukai, apa tujuan hidup anda, dan menghargai apa yang anda miliki saat ini.

Bintang