Tulus dan Vierratale Disambut Wisma

“Pertama-tama mungkin apakabar nih kak tulus hari ini, gimana flight nya dari jakarta?” Tanya Aryunita Putri, mahasiswa jurusan komunikasi Monash University, MC dari press conference dan acara hari H soundsekerta, MC andalan PPIA untuk banyak acaranya karena kedua acara ini berjarak kurang dari 24 jam dari satu sama lain.

“Yak terimakasih untuk pertanyaan pertamanya, kabar saya sangat baik, sangat bersemangat, sangat ga sabar buat besok naik pengung ketemu teman-teman semua” jawab Muhammad Tulus, guest star Soundsekerta 2022.

Press conference yang dilaksanakan di rumah dinas Konsul Jenderal Indonesia di Melbourne pada hari selasa tanggal 22 November 2022 pukul 6 sore itu dihadiri oleh para panitia Soundsekerta 2022, rekan media partner, dan tentunya sang tuan rumah Bapak dan Ibu Konsul Jenderal Indonesia di Melbourne.

“Wah bisa banget ya Mas Tulus ini berubah dari penyanyi jadi komedian” tambah Pak Kuncoro Waseso, Konsul Jenderal Indonesia di Melbourne, yang tengah duduk di sebelah Tulus.

Malam ini, Tulus bercerita sekaligus menjawab pertanyaan dari BUSET bahwa ia bangga akan teman-teman yang tengah menimbah ilmu jauh dari tanah air demi mengharumkan nama Tanah Air.

“Jika saya tampil di luar indonesia, saya menyempatkan waktu, sembari jalan-jalan, untuk ngobrol-ngobrol. Saya selalu sangat senang mendengar cerita perjuangan teman-teman yang sedang studi di luar Indonesia dan bersiap untuk pulang ke Indonesia untuk membangun negara kita biar lebih maju lagi.

Tulus menambahkan bahwa tiap kesempatan tampil di luar Tanah Air memiliki aspek spesial tersendiri,

“Saya merasa bisa menjadi obat rindu untuk teman-teman yang ada di luar Indonesia. Saya membawakan lagu-lagu dalam Bahasa Indonesia kemudian mungkin kalau ada teman-teman yang studi di sini mungkin sudah beberapa tahun tidak mendengarkan lagunya secara live.

Saat saya membawakan lagu itu, rasa rindunya kerap kali dapat saya rasakan dari atas panggung dan bagi saya itu salah satu pengalaman yang tentunya tidak bisa digantikan apabila saya terlibat di acara yang diselenggarakan di Indonesia.”

The journey was fun. Jet lag tapi seru banget–kita juga excited banget. Ketemu Pak Kuncoro disini, bisa ketemu Mas Tulus juga dan teman-teman Soundsekerta. Semuanya penting banget.” Jawab Kevin Aprilio, keyboardist dari band Vierratale.

“Ini semua kan pengalaman yang baru bagi Viera, sebagai Vierratale,” tambah Widy Soediro Nichlany, vokalis dari band Vierratale, yang suara merdu nan lantangnya akan selalu menjadi soundtrack bagi para generasi Z Indonesia.

Para anggota Vierratale menyampaikan rasa senang, terhormat, dan terimakasih kepada para panitia Soundsekerta yang sudah memberi mereka kesempatan untuk berbagi dan mengajak teman-teman di Melbourne sedikit menjelajah mesin waktu, untuk bernostalgia, dan kepada bapak Konsul Jenderal karena telah menyambut mereka di kediamannya.

“Iya jadi kita excited bangetlah. Ini pertama kalinya bagi kita main di luar negeri, jadi senang banget dapat experience ini. Jadi thank you banget buat teman-teman yang udah bisa bikin Vierratale tampil di luar,” sahut Kevin dengan penuh antusias sembari menyerahkan mic kembali ke Kak Widi yang duduk di sebelah kanannya.

Acara press conference ini tidak berlangsung lama, kurang dari 60 menit, namun berhasil memberi kesempatan bagi para panitia dan media partner untuk mengenal kedua bintang tamu secara up close and personal serta sebaliknya–dimana para bintang tamu berkesempatan untuk menyampaikan hal-hal yang mereka rasakan di invitation dan show kali ini.

Setelah acara selesai, Bapak dan Ibu Konjen mengundang semua untuk makan malam bersama dengan menu khas Indonesia yang telah disiapkan. Tulus dapat dilihat berbincang dengan hangat bersama Bapak dan Ibu Waseso serta para pantia di aula makan. Mendekati pukul sembilan malam, sebelum para bintang tamu pulang ke akomodasi yang telah disiapkan para panitia untuk persiapan acara di Melbourne Town Hall besok, semua berkumpul untuk foto bersama ke empat artis ini yang karyanya selalu menoreh kehangatan di hati para penggemarnya.

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

SUATU PEKAN DI PERTH

Petualangan saya di Perth dimulai pada bulan Oktober 2008 pada waktu saya datang dengan tujuan mengecap edukasi perguruan tinggi di Australia. Orangtua saya tidak...

Rahasia Kesuksesan

Salah satu pertanyaan yang sering muncul saat menjelaskan ba zi ialah: "apa cara / rahasia untuk sukses?" Dimana selalu saya bilang: "Banyak faktor yang...

IT IS TIME FOR SOUNDSEKERTA 2014

Sejak 2007, setiap tahunnya, Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) Monash University mengadakan acara SOUNDSEKERTA. Lewat acara ini, PPIA Monash ingin meningkatkan jiwa nasionalisme...

Marcella Purnama: Berbagi Kisah Hidup Lewat Tulisan

Awal mula kunjungan Marcella ke kota Melbourne adalah untuk mengemban studi dalam bidang Komunikasi. Setelah lulus sarjana, ia terbang ke Jakarta dan menerbitkan buku pertamanya yang bertajuk...

PANDJI PRAGIWAKSONO SUDAH LUCU DARI KECIL

Stand up comedy memang belum lama masuk Indonesia, tetapi menurut seorang Pandji Pragiwaksono, karir sebagai stand up comedian teramat menjanjikan karena stand up comedy...