TELAH DIBUKA: KAFE SAMAN ESTATE

Gerai Saman Estate Coffee resmi dibuka pada 8 Mei kemarin. Bertempatkan di 838 Collins Street, Dockland, Saman Estate Coffee memberikan konsep yang berbeda kepada pengunjung. Diantaranya, biji kopi pilihan langsung didatangkan dari Indonesia.

Nama ‘Saman Estate’ sendiri diambil dari Tari Saman yang merayakan kesuksesan panen biji kopi. Bertolak dari sini, serta melalui produk dan pelayanan yang ditawarkan, CEO Saman Estate Teuku Syahrial ingin berbagi kebahagian kepada setiap pengunjung yang menikmati kopi di Saman Estate.

Pihak Saman Estate pun menjanjikan kualitas biji kopi pilihan yang disajikan di gerai kopi mereka. Selain itu, Teuku Syahrial pula ingin memperkenalkan Kopi Luwak yang sangat terkenal dari Sumatera. Menurut pria kelahiran Aceh tersebut, kopi Indonesia tidak kalah menarik dibandingkan produk serupa dari negara lain. Dan melalui Saman Estate inilah Teuku Syahrial ingin meningkatkan popularitas kopi Indonesia ke warga Australia, terutama di Melbourne, yang memang sangat lekat dengan budaya konsumsi kopi sehari-hari mereka.

Dibukanya kafe Saman Estate ini, seperti yang disampaikan Atase Perdagangan RI untuk Canberra,

Iman Nurimansyah, merupakan salah satu cara pemerintah Indonesia untuk menggencarkan promosi dan memudahkan akses pasar ke Australia. Dengan lokasi yang strategis di pusat kota dan desain ruangan terbuka sehingga aroma panggangan biji kopi dapat menyebar ke setiap pejalan kaki yang melewati, diharapkan Saman Estate dapat mengambil hati penduduk setempat dan menjadi teladan pengusaha kopi Tanah Air lainnya.

krusli

 

 

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

The Forum 2020: Utamakan Kemanusiaan dan Solidaritas Masyarakat

Di tengah situasi pandemi, Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) ranting The University of Melbourne menggelar acara tahunan mereka, kali ini secara online. Seminar The...

WEBINAR LITERASI DIGITAL MEMBENDUNG ANCAMAN POLARISASI INFORMASI DI MEDIA SOSIAL

https://www.youtube.com/watch?v=2cUzEqQZnLs&feature=youtu.be

MASIH PERLUKAH BELAJAR MENULIS (DENGAN) TANGAN?

Handwriting: is it still a necessary skill to have?Di jaman canggih begini, dimana teknologi sudah merajalela dan menjadi elemen hidup kita, apakah masih perlu...

TANAH/IMPIAN, MIMPI NYATA BANGSA INDONESIA

Menjelang penghujung tahun lalu, salah satu galeri di Footscray Community Art Centre (FCAC) dipenuhi oleh mimpi Bangsa Indonesia selama 100 tahun terakhir. Dimulai dari...

DUBES NADJIB DORONG AUSTRALIA IMPOR PERTANIAN INDONESIA

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki populasi tidak kurang dari 250 juta jiwa. Dan sebagai negara tetangga terdekat, hubungan bilateral antara Australia...