Kebayang gak sih selalu terbang di kelas bisnis, first class, suite dan sejenisnya? Perkenalkan Tantra Tobing. Seorang bankir muda asal Indonesia yang hobi terbang. Tanpa bermaksud untuk pamer atau sombong, Tantra sangat gemar terbang dan duduk di kelas yang dapat memberikan pelayanan dan kenyamanan yang ditawarkan setiap maskapai.

Destinasi bukan hal yang utama baginya. “Setelah tiba di tujuan, saya mungkin stay 1 atau 2 hari. Namun pastinya sudah tidak sabar untuk naik pesawat… I really like flying but I do not like traveling,” ungkap pria bertubuh tinggi ini. Bagi Tantra, sensasi menyenangkan dalam setiap perjalanan dimulai sejak ketibaan di bandara.

Keunikan seorang Tantra mulai terendus semenjak dirinya memposting ulasan berbagai aktivitas yang dilakukannya di Instagram. Anggota Avgeeks – perkumpulan pencinta penerbangan – ini lantas sering diundang untuk menjadi pembicara di ajang travel fair di Tanah Air. Komentar Tantra yang terkenal jujur, membangun, dan rendah hati pada saat yang bersamaan telah menjadi nilai plus lulusan Deakin University, Melbourne ini.

Lain dengan orang pada umumnya yang apabila sudah mendapatkan banyak follower dan reputasi trending di Instagram lalu dijadikan bisnis, Tantra memilih untuk merogoh koceknya sendiri untuk setiap tiket pesawatnya. “Nah, jika seperti ini, opini saya akan sangat independen dan tidak penuh dengan kepentingan”, jelas Tantra. Toh jauh sebelum penggunaan Instagram menjadi popular, Tantra memang suka terbang. Dengan kata lain, ada atau tidak ada Instagram, ia tetap akan terbang. Bahkan ketika ia harus kembali ke Tanah Air seusai meraih titel Sarjana dari Melbourne, Tantra memilih tiket dengan jarak tempuh terjauh yang memakan waktu 24 jam, yakni Melbourne – Abu Dhabi – Singapura – Jakarta.

Sepanjang tahun 2018, Tantra telah melakukan 73 penerbangan yang hampir semua destinasinya adalah ke luar negeri. Dari 20 maskapai top, 19 sudah pernah ia duduki, kecuali Swiss Airline. Dari kesemuanya itu, Tantra mengaku saat ini Oman Air adalah yang terbaik. Tantra merupakan salah satu ‘unofficial’ brand ambassador untuk Oman Air sejak dua tahun lalu. Bandara Muscat di Oman merupakan bandara ke-dua yang dirinya sering kunjungi setelah Changi di Singapura.

Selain Terbang

Pria kelahiran Jakarta 35 tahun silam ini mengecap pendidikan tingginya di Kota Melbourne. Ia pertama kali memasuki kelas di Monash College jurusan Diploma of Information Management System tahun 2001. Tiga tahun berselang, Deakin University menjadi pilihan Tantra untuk melanjutkan studi Bachelor of Commerce jurusan International Business / Trade / Commerce. Di institusi yang sama, tahun 2008 Tantra meraih gelar Master of Commerce – International Trade, Trade and Tax Law. 

Delapan tahun tinggal, studi dan berkerja di Melbourne, tidak membuat Tantra kepincut untuk terus menetap. Ia akhirnya memutuskan kembali ke Indonesia karena dinilai memiliki kesempatan yang besar dan luas. Selain itu, Tantra melihat kehidupan di ibu kota memiliki budaya kerja yang sangat sesuai dengan dirinya.

Sekembalinya ke Indonesia, ia langsung bekerja di perusahaan perbankan Standard Chartered melalui International Graduate Program atau yang lebih dikenal sebagai management trainee. Tantra kemudian ditempatkan di berbagai posisi sehingga membuatnya mampu belajar banyak hal selama 8 tahun mengabdi. Jabatan terakhir di tempat kerja pertamanya ini adalah Usage and Loyalty Manager.

Selanjutnya, Tantra bekerja untuk Commonwealth Bank Indonesia dari 2017 hingga 2019, sebelum akhirnya menetap di bank asal Korea, KBE Hana Bank.

Setelah menjalankan karir sebagai bankir selama satu dekade, Tantra menilai industri bank di Indonesia sangat dinamis dan pesat. Perusahaan Financial Technology (Fintech) pun berkembang sangat cepat di Tanah Air. Maka dari itu, Tantra harus selalu kreatif dan peka dengan intuisinya terhadap industri ini.

Selain menjaga titel bankir dan memuaskan hobi terbang, Tantra ternyata juga popular sebagai Gourmand & Lifestyle Blogger atau blogger yang sangat menikmati kulinari dan mengapresiasi kehidupan yang nyaman. Tidak main-main, tahun 2019 ini Tantra menjadi salah seorang juri untuk Jakarta Best Eats 2019, sebuah ajang penghargaan yang prestisius untuk restoran.

TIPS MANJUR TANTRA BAGI YANG TAKUT TERBANG

  1. Datang early, ini untuk menghindari anxiety. Jika kita tiba ke bandara saja sudah kasak kusuk dan panik, tentunya merupakaan awal yang kurang baik dalam memulai suatu penerbangan. Dengan datang lebih pagi, kita bisa mengontrol ke kuatiran kita.
  2. Don’t drink too much. JIka kita minum terlalu berlebihan akan membuat kita bolak balik ke toilet untuk buang air kecil.
  3. Try to calm yourself. Ada bagusnya kita mendengarkan lagu-lagu favorit kita dengan menggunakan earphone / headphone.
  4. Stress Ball atau pegang tangan orang yang bepergian bersama kalian.
  5. Window seat is a BIG NO-NO! Duduk dekat jendela dapat semakin membuat rasa penasaran dan melihat keluar.