SI KANCIL HIDUP DI NEGERI KANGGURU

Baru-baru ini tim BUSET berkesempatan menjambangi acara bedah buku dongeng yang bertempatan di KJRI Melbourne. Tema buku yang dibedah dalam kesempatan kali ini adalah dongeng anak-anak tradisional, Si Kancil. Uniknya, yang menjadi pengarang dari buku Si Kancil tersebut adalah seorang warga Australia yang berprofesi sebagai guru Bahasa Indonesia di salah satu sekolah dasar di Melbourne dan ditulis dalam Bahasa Inggris. Irene Ritchie, sang penulis mengaku sudah aktif menulis dongeng tentang Si Kancil sejak tahun 2010. Dirinya terinspirasi dari antusiasme anak-anak di tempat dia mengajar terhadap dongeng.

Sejauh ini Irene Ritchie telah mempublikasikan tiga judul buku bertema Si Kancil. Buku pertama yang berjudul The Adventure of Kancil dia publikasikan seorang diri. Sementara kedua bukunya yang lain berkerjasama dengan Eddy Pursubaryanto dan Universitas Gajah Mada. Serupa dengan buku yang pertama, buku terbarunya yang berjudul Kancil’s Secret Life mengangkat unsur budaya dan nilai-nilai suku Jawa. Sementara bukunya kedua-nya mengangkat budaya dan nilai-nilai sosial Indonesia secara keseluruhan. Di buku terbarunya itu Irene menjelaskan mengenai asal usul Si Kancil dan siapa orangtuanya.

Menurut Irene, dongeng Si Kancil sangat sesuai untuk anak-anak. Pasalnya, dongeng ini dianggap memiliki nilai-nilai moral yang baik bagi perkembangan psikologi anak-anak. Walaupun ada sedikit unsur ‘kekerasan’ (Si Kancil dengan tokoh antagonis) namun ceritanya selalu berakhir dengan perdamaian. “Lagipula saya rasa sedikit kekerasan yang ringan tidak masalah,” ujarnya sambil bercanda yang juga turut menutup sesi wawancara malam itu.

 

igna

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Australian universities offer a global education

Australia has 24 universities on the top 200 most internationalised universities in the world list and 16 in the top 100 according to the...

Akhir Magis Perjalanan Tari Eko Supriyanto untuk Jailolo

Suara debur laut sayup menyapa penonton yang terperangkap dalam gelap di Sylvia Staehli Theatre, Dancehouse, Melbourne, 4 November lalu. Dari balik gelap, muncul samar-samar...

PENGHARGAAN BAGI SUKARELAWAN BERHATI MULIA

“…untuk mengakui gelar ini sebagai milik sendiri adalah pemikiran yang sempit.”     “Seorang prajurit adalah dia yang mengorbankan diri sendiri demi kepentingan orang lain. Ia adalah...

BELAJAR TOLONG MENOLONG DARI KOMUNITAS IBU CERDAS MELBOURNE

Warna-warni pakaian dan pernak-pernik kebaya meramaikan sebuah ruangan di Crest on Barkly Hotel, St. Kilda, Melbourne pada awal Agustus silam. Pakaian ini dikenakan oleh perempuan-perempuan Indonesia yang menghadiri...

WARISAN KARTINI UNTUK SEMUA BANGSA

Kalau lahir dan tumbuh di Indonesia, Anda pasti tahu tentang sosok pahlawan wanita bernama Raden Ajeng Kartini. Biasanya, setiap tanggal 21 April para wanita...