PPIA MONASH PUNYA BANYAK ANGGOTA BULE

Akhir Februari kemarin PPIA Monash University kampus Clayton membuka tenda informasi informasi selama sesi orientasi mahasiswa baru. Tampil dengan dekorasi serba Indonesia dengan pita merah putih dan hiasan wayang serta baju batik yang dikenakan panitia, PPIA Monash University berhasil memperkenalkan program-program mereka.

Terlihat pula beberapa poster acara yang diadakan panitia PPIA Monash University untuk mempersatukan anak-anak Indonesia yang merantau ke Victoria ini. Salah satunya adalah Indonesia Day Out yang menyerupai permainan Amazing Race. Acara ini telah sukses diselenggarakan pertengahan Maret kemarin.

Ratusan pelajar mendaftarkan diri sebagai anggota baru. Yang menarik, banyak yang datang dari kalangan non Indonesia. Ketua PPIA Monash Clayton Roanna Tania mengatakan setidaknya ada 30% anggota baru berbangsa asing. Untuk para anggota baru tersebut pihak PPIA menyediakan buku petunjuk yang berisikan informasi lengkap mengenai PPIA.

**APA KATA MEREKA**


Program apa saja yang ditawarkan PPIA Monash di semester awal ini?
Welcoming BBQ dan open table di orientation week untuk pendaftaran anggota. Ada juga acara untuk orang lokal yang mau belajar Bahasa Indonesia dan pembelajaran gamelan seperti spelling bee competition.

Apa tujuan PPIA?
Untuk mempererat hubungan orang-orang Indonesia di sini dan juga dengan orang lokal lainnya yang tertarik dengan budaya dan Bahasa Indonesia. Sekaligus jadi wadah buat menampung ide untuk acara-acara yang dapat mempromosikan Indonesia.

Apa keuntungannya menjadi anggota PPIA?
Ada banyak, diantaranya bisa mendapatkan diskon tiket Garuda Indonesia, Fitness First, Pepper Lunch dan sebagainya.
Saya asal Medan namun lama tinggal di Batam. Saya datangnya awalnya sendirian, lalu saya dengar di sini ada organisasi Indonesia. Saya ingin bisa ketemu teman dan sharing… karena sebangsa jadi ga susah dalam bahasa dan banyak kesamaan. Sementara jadi member dulu, nanti kalau tertarik saya mau ikutan jadi pengurus.

Saya berasal dari Australia. Saya belajar Bahasa Indonesia di Universitas Monash. Saya mau bertemu dengan anak-anak Indonesia. Ini pertama kalinya saya mendengar tentang PPIA.

krusli

Discover

Sponsor

Latest

AGUNG GUNAWAN DAN SACPA DI BUTOHOUT! | EKSPRESI YANG BERBEDA

ButohOUT! Merupakan festival yang digelar untuk membantu membangkitkan komunitas-komunitas lokal di Victoria menggiatkan pertukaran seni dan budaya melalui pertunjukan tari teater dari Jepang bernama...

SONU TOLANI RAPPER BERJIWA SOSIAL

Adalah penyanyi rap asal Indonesia, Sonu Tolani yang baru merilis albumnya di Melbourne. Album berisikan 12 tembang tersebut diberi judul “Jiwa Merdeka”; dimana ini...

Luis Leeds, Pembalap Belia yang Berani Maju ke Ranah Internasional

    Semua orang memiliki impian, tetapi hanya beberapa yang bisa mewujudkan mimpi tersebut menjadi kenyataan. Seperti halnya Luis Leeds, seorang pemuda yang berhasil menjadi pembalap...

HUT Dharma Wanita Persatuan KJRI Melbourne ke-18

Saat seseorang menginjak usia 18 tahun, biasanya di fase ini dianggap telah dewasa, sudah cukup matang mengambil keputusan, dan mandiri. Hal ini pula yang...

ATURAN VISA MAKIN SULIT, YNJ TETAP BERI YANG TERBAIK

Selama 12 tahun YNJ Migration Consultants telah menyediakan layanan migrasi yang terbaik. Yapit Japoetra adalah tokoh dibalik kisah sukses tersebut. Pria kelahiran Medan ini...