Peraturan dalam industri keuangan khususnya dalam pemberian fasilitas pinjaman untuk perumahan sangat bersifat dinamis dimana pihak regulator akan terus memantau perkembangan pasar untuk melindungi pihak Bank dan juga konsumen pada umumnya. Terlebih dengan kondisi bunga yang cukup rendah pada saat ini, regulator akan semakin mendorong pihak perbankan untuk selalu menerapkan pinjaman yang bertanggung jawab. Jangan sampai setelah mendapatkan pinjaman, konsumen malah tidak mampu untuk membayar dan terlilit dalam jeratan hutang.

Berdasarkan peraturan baru mengenai panduan pemberian pinjaman yang bertanggung jawab yang dikeluarkan oleh Australian Securities and Investments Commission (ASIC), pemberi pinjaman perlu menanyakan mengenai informasi tambahan untuk menentukan apakah konsumen tersebut mampu untuk membayarkan pinjaman. Saat ini, pembeli rumah yang akan mengajukan aplikasi pinjaman berdasarkan peraturan baru tersebut, akan mulai ditanyakan lebih rinci mengenai besaran pengeluaran bulanan mereka untuk biaya berlangganan bulanan seperti Foxtel, Netflix sampai dengan biaya sekolah baik pemerintah maupun swasta disamping limit kartu kredit dan juga cicilan pembelanjaan seperti Zippay, Afterpay atau sejenisnya.

Berdasarkan laporan yang dihimpun selama ini di lapangan, kesanggupan untuk memenuhi syarat dari suatu produk kredit tampaknya merupakan kebutuhan yang penting untuk sebagian besar konsumen, dan sebagian besar konsumen seringkali perlu untuk mengurangi biaya-biaya yang mereka keluarkan setiap bulannya untuk mencukupi kewajiban mereka terhadap pembayaran cicilan dan juga komitmen finansial lainnya. Hal ini pada umumnya dikarenakan konsumen hanya memperhitungkan biaya yang benar-benar mereka bayarkan setiap bulannya, sedangkan pihak pemberi pinjaman menambahkan faktor-faktor resiko lainnya dalam perhitungan kemampuan finansial konsumen.

Apabila konsumen sampai perlu untuk membatasi pengeluaran rutin mereka setiap bulannya ataupun sampai konsumen perlu merubah gaya hidupnya agar mampu untuk memenuhi pembayaran kewajiban finansial mereka untuk sebuah produk kredit, pihak bank atau melalui broker perlu mendapatkan informasi tambahan untuk dapat menentukan apakah produk kredit yang ditawarkan kepada konsumen tersebut mampu untuk memenuhi tujuan dan kebutuhan finansial yang ingin dicapai.

Salah satu perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan ialah dengan mengurangi biaya rekreasi seperti berlangganan saluran TV kabel dan lainnya. Biasanya, pihak bank juga akan meminta bukti bahwa langganan tersebut telah dibatalkan setelah peminjam sepakat untuk mengurangi biaya hidup mereka. Opsi lainnya ialah dengan mengurangi limit sampai dengan menutup kepemilikan kartu kredit. Terlepas dari berbagai opsi yang ada, pilihan akhirnya ada dikonsumen dimana terkadang pengurangan plafon pinjaman bisa menjadi alternatif lainnya.

Selain itu, apa saja yang turut diperhatikan lagi oleh pihak pemberi pinjaman? Tarkadang, konsumen perlu untuk memberikan penjelasan mengenai berita yang tercantum pada kolom deskripsi transaksi ketika melakukan transfer. Terutama apabila berita tersebut menarik perhatian pihak pemberi pinjaman. Selain itu, transfer dalam jumlah yang cukup besar ataupun transfer yang dilakukan secara berkala juga sering kali menarik perhatian pihak pemberi pinjaman. Hal ini dikarenakan mereka ingin mengetahui dan memahami dengan baik karakteristik pengeluaran pihak peminjam apakah dengan gaya hidup saat ini mampu untuk membayarkan pinjamannya.

Sering kali, perubahan peraturan ini tidak disadari oleh konsumen karena kurangnya informasi atau pengalaman mendapatkan pinjaman di masa lalu sebelum adanya perubahan peraturan. Hal ini terkadang dianggap merepotkan oleh konsumen karena terkesan membatasi dan memantau pengeluaran mereka. Hal ini tidak sepenuhnya salah sebab terkadang masyarakat tidak memperhitungkan faktor resiko masa depan dalam pengeluaran rutin mereka, berbeda dengan pemberi pinjaman yang melihat lebih jauh segala kemungkinan yang dapat terjadi.

Walaupun cukup banyak hal yang diperhatikan oleh pemberi pinjaman, kita tidak perlu terlalu khawatir dengan perubahan-perubahan yang ada. Sebab segala bentuk perubahan ini pada dasarnya untuk melindungi Anda dari pinjaman yang tidak bertanggung jawab. Pada awalnya mungkin Anda senang dengan pinjaman yang disetujui, namun dikemudian hari Anda akan merasa kesulitan untuk membayarkan pinjaman Anda. Hal inilah yang senantiasa ingin dihindari. Meskipun demikian, selama informasi dan biaya hidup yang disampaikan memang benar adanya (bisa didukung dengan bukti transaksi harian), dan masih dapat mengakomodir plafon pinjaman yang diajukan, pihak bank akan menyetujui aplikasi pinjaman Anda.

***

Hilangkan segala keraguan dan rasa bimbang Anda. Hubungi broker-broker Top One Finance segera untuk mempermudah Anda dalam mengajukan berbagai aplikasi pinjaman baik untuk persetujuan kondisional, pembeli rumah pertama, refinance, konstruksi dan lain sebagainya.

Kami senantiasa akan membantu Anda untuk melewati setiap tahap dalam pengajuan aplikasi pinjaman selama Anda mau terbuka dengan kondisi finansial Anda.

Perlu diingat bahwa keterbukaan adalah faktor terpenting dalam mengajukan aplikasi. Kami akan membantu untuk mencarikan produk dan lembaga peminjaman yang sesuai dengan kondisi Anda.