Musim AFL memang sudah berakhir, namun tidak bagi Krakatoas Football Club. Bulan Oktober justru menjadi bulan awal bagi Krakatoas untuk berlaga di pertandingan antar klub lokal yaitu Footy 7s. Rupanya, ini adalah tahun ke-lima (5th season), Krakatoas mengikuti ajang Footy 7s yang diselenggarakan di Melbourne.

Pemain dalam Footy 7s adalah campuran antara laki-laki dan perempuan dengan maksimal jumlah pemain 7 orang dengan pembagian 2 Forward, 3 midfielder dan 2 Back. Ukuran lapangan yang digunakan adalah 80m (panjang) x40m (lebar). Beberapa aturan juga berbeda dengan Footy tingkat AFL, seperti tidak adanya kontak fisik seperti yang dilakukan oleh pemain di tingkat AFL.

Krakatoas Football Club – kerap disapa Krakas –  kembali membentuk dua tim dan membawa pemain-pemain dari salah satu klub semi-profesional, yaitu South Melbourne Football Club. Inilah mengapa Footy 7s juga sering disebut social sport yang dapat mengumpulkan pemain-pemain pemula dan semi-profesional untuk berlatih dan bertanding bersama. Berikut adalah Profil beberapa anggota Krakatoas yang bergabung sebagai tim tahun ini:

Nathasya Veronica Winardi (Nat) | Bachelor of Medical Science, University of Melbourne

Klub dan Pemain Favorit: Carlton FC, Patrick Cripps

“It would be amazing to bring footy back to Indonesia and continue playing in the future!”

Selain Footy, ternyata Nat juga menyukai olahraga badminton. Walaupun Nat belum terlalu banyak berkontribusi untuk bermain, namun kesempatan bermain Footy merupakan pengalaman yang tidak terlupakan. Apalagi harus mengejar pemain Forward yang lebih lincah dan lebih cepat berlari merupakan tantangan tersendiri.

Yannie Addison (Yani) | Individual Support at Micare Aged Care

Klub dan Pemain Favorit: Collingwood FC, Darcy Moore dan Side bottom

Yani (Kiri) dan Sasa (kanan)

“I live permanently here so I will keep playing footy until I feel too old – which probably now”

Penyuka voli dan tenis ini adalah salah satu inspirasi bagi wanita Indonesia lho! Mengapa tidak?! Di tengah kesibukannya dengan pekerjaan dan keluarga, Yani masih menyempatkan diri mengikuti latihan dan pertandingan dengan Krakatoas. Kepuasan bermain footy bagi Yani adalah ketika bisa mempraktekan apa yang sudah dilatih dalam sebuah pertandingan. Tentunya, mencetak gol dan menang adalah hal yang paling disukainya.

Sasa Elsa (Sasa) | AIE

Klub Favorit: Geelong FC

Yani (Kiri) dan Sasa (kanan)

Merupakan suatu kesempatan paling mengesankan ketika menjadi pemain pemula dan bisa melakukan ‘marking’ dan ‘kicking’ dengan baik.

Haryo Bismantara (Haryo) | PhD in Medicine, Nursing and Health Science, Monash University 

Klub favorit: Western Bulldogs

“The most memorable one for me is when I scored my first goal. It was amazing!”

Haryo juga merupakan pemain baru di footy, namun kegemarannya dengan olahraga ini menjadikan Haryo sebagai Most Player’s Choice pada pertandingan pertama Krakas tanggal 15 Oktober kemarin. Pemain asal Jogya ini juga berharap bisa membawa tim Footy ke kota Jogya suatu saat nanti. Semoga terwujud!

Caesario Sutoyo (Rio) |Master of Business (Supply Chain Management), Victoria University

Klub Favorit: Western Bulldogs

Rio yang penyuka bola ini merupakan pemain yang rajin ikut berlatih bersama Krakas walaupun Rio mengetahui soal Krakas melalui Facebook, tapi Rio tidak menyesal untuk bergabung dengan Krakatoas. Uniknya, banyak lho pemain Indonesia yang bergabung dan ketagihan bermain footy, walaupun mereka tidak begitu tau banyak mengenai Footy. Pengalaman paling mengesankan bagi saya adalah ketika saya mencetak gol musim lalu, walaupun kami akhirnya kalah dalam pertandingan tersebut.

Yeni Karlina (Yeni) | PhD in Education, Monash University

Klub favorit: Melbourne Demons, Max Gawn

As we can see the AFL community in Indonesia growing bigger. It’s gonna be great to take part in the promotion of the sport in Indonesia.

Yeni yang menyukai olahraga tenis dan sepak bola ini dulu tergabung dengan tim Netball Krakatoas. Kemudian, ia pun akhirnya terjun bermain footy bersama Krakatoas. Menurut Yeni, Tim Krakatoas lebih dari sekedar kumpulan orang Indonesia dan Australia berolahraga bersama, tapi ada ikatan kekeluargaan di dalamnya yang membuat pengalaman kecil dalam setiap pertemuan sungguh berbeda.

Bayu Pratama (Bayu) | Diploma of Community Service, RMIT

Klub Favorit: Collingwood FC, Jordan De Goey

Bayu merupakan sosok yang tidak asing lagi bagi teman-teman komunitas. Selain tergabung dalam komunitas AIYA, Bayu sekarang sedang menjabat sebagai Presiden dari Krakatoas FC. Tetap mendukung Krakatoas adalah misinya. Hal yang paling berkesan baginya adalah ketika Krakatoas berada di final dan berada di posisi no empat. Namun, ketiga tim di atas harus melawan Krakatoas tiga kali sebelum akhirnya mencapai puncak.

Adlyan Alvin (Alvin) | Staff KJRI Melbourne

Klub Favorit: St. Kilda FC

“Pengalaman paling berkesan adalah ketika kita bisa memahami lebih jauh soal Footy bahkan ikut bertanding melawan orang Asing yang lebih jago dari saya.”

Seperti laki-laki pada umumnya, hobinya juga seputar sepak bola dan futsal. Kesempatan bermain Footy belum terpikirkan sebelumnya hingga sempat diundang untuk datang ke salah satu pertandingan AFL dan kemudian akhirnya Alvin masuk di dalam tim Krakatoas.

Devina