Natal Bersama IKAWIRIA dan Gereja Anglikan Kooyong

Untuk pertama kalinya IKAWIRIA mengadakan perayaan Natal berkolaborasi dengan Gereja Anglikan Kooyong. Acara diselenggarakan di Gereja Anglikan Kooyong, Glenferry Rd, Hawthorn, pada 24 Desember mulai jam 5 sore.

Paduan Suara GIA Kooyong (Foto: Jeffry Liando)

Bagian pertama perayaan Natal dilaksanakan di dalam gereja yang dipimpin oleh Pendeta Rusman. Acara ini dimeriahkan dengan lagu-lagu rohani yang dibawakan sangat bagus oleh Paduan suara Gereja Indonesia Anglikan Kooyong. Tidak ketinggalan paduan suara dadakan IKAWIRIA yang dikoordinir oleh Ibu Sony juga tampil menyumbangkan lagu rohani berjudul Go Tell It on The Mountain. Personil grup dadakan ini adalah Sony Simanjuntak, Binsar Napitupulu, Yoke Luntungan, Willie Cornellis, Sisca Pandi, Femmy Maringka, Iwan Pramana, Nina Kusumo, Jeffry Liando, Mieke Grills dan Ron Grills. Meskipun paduan suara ini baru berumur beberapa minggu namun penampilan mereka membuat kita bangga. Selain IKAWIRIA, Martin Nanere juga menyumbangkan sebuah lagu yang mendapat sambutan hangat. Pada kesempatan ini juga dilakukan penggalangan dana untuk korban gempa Cianjur. Sebanyak $1300 berhasil dikumpulkan malam itu dan dana ini akan langsung disalurkan ke Cianjur melalui Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran UNPAD.

Senior IKAWIRIA: Bu Dewi, Pak Ian dan Pak David menikmati kemeriahan Natal. (foto: Isan)

Usai dari dalam gereja acara berlanjut di Kennon Hall. Ruangan di hall ini sudah tertata apik dengan deretan kursi menghadap tempat pertunjukkan untuk musik. Di sudut ruangan ada photo booth untuk yang ingin berfoto-ria. Tata letak di dalam ruangan ini memang dirancang untuk acara makan malam dan hiburan. Maka sambil menikmati makan malam masakan para jemaat Gereja Kooyong dan rendang dari Dapur Indo, semua yang hadir duduk menikmati pula sajian musik Bung Martin Nanere, Mario dan vokal Norida yang sungguh menghibur. Sejumlah tamu dari Pakistan juga turut hadir. Mereka terlihat menikmati makan malam ala Indonesia dan juga hiburannya. Sebab lagu-lagu yang disajikan sangat beragam. Tidak hanya lagu rohani tetapi juga lagu pop Indonesia maupun manca negara.

Ditambah lagi dengan alunan merdu Mbak Ningsih dan Yana menyanyikan lagu Hallelujah dalam versi bahasa Inggris dan bahasa Arab. Sebuah pilihan.

Penyanyi kembar Sanggar Lestari: Mbak NIngsih dan Yana. (foto: Isan)

Usai duet yang luar biasa itu datanglah lagu-lagu dangdut yang menambah riuh suasana. Dan kalau atmosfernya sudah terbentuk seperti itu maka tidak terhindarkan lagi muncullah poco-poco, goyang maumere dan lan-lain. Inilah suka cita perayaan Natal kolaborasi IKAWIRIA dan Gereja Anglikan Kooyong: makan-makan, bernyanyi dan menari. Terima kasih kepada panitia dari Gereja Indonesia Anglikan Kooyong dan IKAWIRIA yang telah bekerja keras menyelenggarakan Natal bersama ini sehingga berjalan dengan sukses.

Selamat Tahun Baru 2023.

Paduan Suara IKAWIRIA (Foto: Jeffry Liando)
Tiga Dara IKAWIRIA (Foto: Yanti Hartshorne)
Poco-poco (foto: Isan)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Gandeng Hulk, Concave Perkuat Eksistensi di Asia Tenggara

Sebagai cabang olahraga paling populer di dunia, sepak bola selalu menarik untuk diikuti perkembangannya. Di Indonesia, sepak bola seakan sudah menjadi kultur yang tumbuh bersama dengan masyarakat....

BERI SUARA BAGI KORBAN PERDAGANGAN ANAK | Indonation 2019

Kesempatan untuk menuntut ilmu di luar negeri ternyata bukan sekedar untuk diri sendiri bagi anggota Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) ranting RMIT University di Melbourne,...

Seni Berjuang Para Pendatang

Tentu banyak yang beranggapan bahwa tinggal di negara maju dengan segala keteraturan dan kemajuannya pasti menyenangkan. Padahal bagi yang merintis dan menjalani hidup sebagai...

MARIA LEEDS ‘SANG PENARI’ BERBAGI KISAH

 BUSET - ICCAHalo teman-teman sekalian, untuk edisi kali ini, ICCA (Indonesian Creative Community of Australia) menghadirkan profil seorang penari yang mungkin tidak asing lagi...

PEMINAT MUDA BAHASA INDONESIA UNJUK KEBOLEHAN

Ada banyak cara untuk mengungkapkan bentuk nasionalisme kita terhadap Indonesia. Salah satunya dengan melestarikan bahasa dan budaya Indonesia kepada penduduk asing. Itulah yang sudah...