Mengenal Profesor Denny Indrayana, Tokoh dibalik INTEGRITY Law Firm

HIJRAH adalah kata yang paling tepat menggambarkan perjalanan hidup sosok Denny Indrayana. Guru Besar Hukum Tata Negara di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (2010—2018) yang juga merupakan founder dan Senior Partner dari INTEGRITY Law Firm. Satu-satunya law firm Indonesia, yang akan memiliki izin praktik di Melbourne, Australia.

Prof. Denny Indrayana, Ph.D. Guru Besar Hukum Tata Negara dan Senior Partner INTEGRITY Law Firm

Lahir di Kotabaru, Kalimantan Selatan, hampir setengah abad yang lalu, Denny menghabiskan masa kecilnya di Pulau Laut, hingga pindah mengikuti tugas ayahnya Acep Hidayat (alm) ke Manokwari, Papua Barat. Denny mewarisi semangat dan jiwa perantauan dari nenek moyangnya. “Ketika ada yang menanyakan saya asli mana, saya jawab: ayah Sunda, ibu Banjar, dan nenek dari ayah Tionghoa. Saya Indonesia”, ujar Denny sambil memberikan senyum khasnya.

Setelah menamatkan SD hingga SMA di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Denny hijrah ke Yogyakarta, untuk menyelesaikan Sarjana Hukum di Fakultas Hukum UGM, sebelum melanjutkan Master Hukum (LL.M.) di Minnesota University School of Law, Amerika Serikat, dan Doktor (Ph.D.) di Melbourne University Law School, Australia.

Bukan hanya pendidikannya yang mendunia, pengalaman kerja Denny pun lengkap mencakup semua spektrum nasional dan internasional. Diawali sebagai Konsultan Hukum di Jakarta, Denny memutuskan pindah ke Yogyakarta untuk menjadi akademisi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, lalu UGM hingga menjadi Guru Besar Hukum Tata Negara di tahun 2010, maupun Guru Besar Tamu di Melbourne University Law School (2016—2019). Hanya ada tiga orang Indonesia yang pernah diangkat menjadi professor tamu di Melbourne Law School, yaitu Profesor Adnan Buyung Nasution, Profesor Todung Mulya Lubis dan Profesor Denny Indrayana.

Denny memulai karirnya di birokrasi sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, HAM, dan Pemberantasan KKN (2008—2011) dan Wakil Menteri Hukum dan HAM (2011—2014). Setelah sempat menolak beberapa kali, Denny akhirnya menerima penugasan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Komisaris Utama PT Jamsostek (2013—2014) dan Komisaris PT Pertamina EP (2014—2015), melengkapi pengalaman kerjanya di bidang korporasi.

Wakil Menteri Hukum & HAM Prof. Denny Indrayana, Ph.D. menerima Bintang Mahaputra dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara

Bukan hanya berpengalaman lengkap di tiga bidang kerja yang berbeda yaitu sebagai akademisi, birokrasi dan korporasi, Denny juga aktif sebagai pendiri dan pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat seperti Indonesian Court Monitoring dan Pusat Kajian Anti (PuKAT) Korupsi Fakultas Hukum UGM di samping berpraktik sebagai Advocates & Legal Consultants sejak tahun 2000.

Setelah berpraktik hukum di Indonesia lebih dari dua dekade, Denny memutuskan membuka INTEGRITY (Indrayana Centre for Government, Constitution and Society) Law Firm di Melbourne, Australia. Sejak 2015, INTEGRITY sudah berkiprah di Jakarta dan menjadi salah satu law firm yang menangani banyak perkara yang diberitakan secara luas oleh media massa nasional Indonesia.

“Saya dan keluarga sudah menjadi Permanent Resident sejak 2017, dan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan melebarkan sayap INTEGRITY menjadi international law firm. Setelah melalui proses assessment dan aplikasi yang ketat dan berjenjang, akhirnya Victorian Legal Admission Board menyetujui saya mendapatkan izin praktik di Australia”.

“Tidak akan menunggu lama, saat menerima Certificate of Compliance pada 9 Mei 2022, INTEGRITY Law Firm akan resmi mempunyai kantor di Melbourne, selain Jakarta. Mohon doanya semua agar kami bisa sukses, khususnya untuk berkembang menjadi law firm Indonesia yang mendunia, termasuk untuk membantu masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan hukum, khususnya di Indonesia maupun Australia”.

Denny Indrayana menikah pada 1999 dengan putri Pekalongan Ida Rosyidah, dan dikarunia tiga anak, yaitu: Varis Haydar Rosyidin, Varras Putri Haniva dan Vahmada Ahsana Amala. Varis dan Varras lahir di Yogyakarta, dan sekarang mahasiswa semester akhir di Monash University. Sedangkan Vada lahir di Werribee, Australia pada November 2017 lalu.

Yang menarik, selama 23 tahun pernikahannya pun, Denny dan keluarga telah menempati paling tidak 13 (tiga belas) alamat rumah yang berbeda di Yogyakarta, Jakarta, Bogor, Melbourne, hingga Banjarbaru (Kalsel). “Kata ‘Hijrah’ memang tepat menggambarkan perjalanan hidup saya. Untungnya saya didukung penuh oleh keluarga yang paham bahwa hijrah itu adalah bagian dari ikhtiar untuk mencari penghidupan yang lebih baik, lebih berkah, dan lebih berintegritas”.

Integritas itulah memang yang selama ini menjadi pegangan Denny dalam menjalankan kantor hukumnya, tentu di samping profesionalitas. “Karena itu, saya menamakan kantor hukum kami dengan INTEGRITY. Karena problem utama penegakan hukum di tanah air adalah soal integritas tersebut. Dimana hukum diperjualbelikan dan dijadikan komoditas dagangan, sehingga sulit mencari keadilan. Mudah-mudahan dengan kehadiran INTEGRITY di Jakarta dan Melbourne, hukum yang berkeadilan dan berintegritas itu dapat lebih kita perjuangkan dan tegakkan”.

Akhirnya, “Sekali lagi, kami minta doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia, khususnya di Melbourne untuk kemajuan dan kesuksesan INTEGRITY Law Firm, kantor hukum Indonesia yang melebarkan sayapnya ke luar negeri, dan untuk pertama kalinya di Melbourne, Australia”. ***

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Seknas Jokowi: Menuju Indonesia Baru

Selama sepuluh tahun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memimpin Indonesia. Setelah dua kali masa jabatannya, Juli ini Indonesia akan menjalani Pemilihan Umum Presiden (pilpres)...

BERCERMIN PADA KEHIDUPAN SENDIRI

 Dina & Thung (keduanya nama samaran) buka toko di bilangan Jakarta Timur. Bisnisnya makin hari makin menurun. Mereka pun bingung dan pusing, menebak-nebak apa...

Social Media Workshop oleh Pencil Rocket Melbourne

Diadakan di coworking space The 11th Space beberapa saat lalu, perusahaan marketing bernama Pencil Rocket mengadakan acara workshop yang berjalan interaktif, mengajarkan para hadirin bagaimana memberdayakan...

THE FORUM ‘Bali 9 and Legalized Killing’

The Forum adalah acara talkshow tahunan dari PPIA Unimelb yang mengelilingi topik keadilan, hukum, dan politik Indonesia. Tahun lalu, The Forum 3 berjudul ‘Inspire...

Pengembalian Pajak

Seperti yang telah kita ketahui bahwa tutup tahun keuangan di Australia jatuh pada tanggal 30 Juni setiap tahunnya. Dengan berakhirnya tahun keuangan maka semua...