Belajar Membuat Tiga Cemilan Tradisional Bersama Dharma Wanita Persatuan

Sebagai masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri, kita pasti sering dilanda rasa rindu akan makanan khas Indonesia. Untungnya, wilayah Melbourne sendiri menjadi rumah bagi banyak pilihan restoran Indonesia dengan variasi yang luas.

Mantarina Herlianti memperagakan pembuatan onde-onde

Sayangnya, tidak semua cemilan tradisional yang biasa ditemukan di kampung dapat ditemukan dengan mudah di luar negeri. Oleh sebab itu, kita harus membuat dan memasak cemilan-cemilan tersebut secara mandiri apabila ingin menikmati kelezatannya kembali.

Maka dari itu, pada Sabtu 16 Juli 2022, Dharma Wanita Persatuan (DWP) KJRI Melbourne menyelenggarakan acara demo memasak tiga cemilan tradisional khas Indonesia, yaitu onde-onde, pastel, dan rujak serut. Dihadiri oleh kurang lebih 40 peserta, demo memasak ini diadakan di wisma kediaman Konsul Jenderal RI Melbourne.

DWP merupakan organisasi yang mana pengurusnya terdiri dari istri-istri pegawai negeri sipil serta anggota dari unsur masyarakat. Ketua DWP KJRI Melbourne, Mantarina Herlianti, menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan kegiatan rutin yang bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan kepada pesertanya.

“Kita memilih onde-onde, pastel, dan rujak serut karena semua itu merupakan makanan ringan yang banyak penggemarnya dan sangat khas Indonesia,” ujar ketua DWP tersebut yang akrab dipanggil Ibu Iin. Pada hari itu, Ibu Iin sendiri yang memperagakan cara memasak kue onde-onde dan pastel, sementara pembuatan rujak serut diperagakan oleh Ida Harding.

Ida Harding memperagakan pembuatan rujak serut

Setelah demo memasak selesai dilaksanakan, acara pada hari itu ditutup dengan makan siang bersama di mana para peserta dapat menikmati cemilan buah tangannya sendiri. Akhir kata, Ibu Iin berharap kegiatan yang diselenggarakan oleh DWP dapat memberi manfaat bagi peserta serta keahliannya dapat dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

“Buat yang mengikuti, semoga ilmunya bisa bermanfaat. Kalau ada yang memang berniat menjadikan kuliner itu sebagai bahan untuk jualan atau berbisnis, silahkan dimanfaatkan. Semoga dipraktekan, tidak hanya dipelajari, tetapi setelah itu tidak dipraktekan,” pesan Ibu Iin.

Setelah mendengar cerita dan melihat foto-foto di atas, tentunya pembaca juga ingin bisa membuat onde-onde, pastel, dan rujak serut sendiri kan? Baik itu sebagai hidangan untuk menjamu tamu selanjutnya atau sekedar keinginan melepas rindu dengan cita rasa Indonesia, pembaca tidak perlu khawatir karena pembuatannya tidak terlalu susah dan bahan-bahannya pun mudah diperoleh.

Berikut resep onde-onde dan pastel dari Mantarina Herlianti serta rujak serut dari Ida Harding:

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Berjuang dan Saling Memotivasi | Victoria Cup 2018

Di Bulan Juni ini mahasiswa akan dipertemukan kembali dengan hal yang akan selalu menegangkan setiap akhir semester. Apalagi kalau bukan ujian atau berbagai macam...

THE GREAT HARVEST 2018: ULANG TAHUN GKRI SHEKINAH KE-10

Pada Minggu, 26 Agustus kemarin, GKRI Shekinah merayakan sepuluh tahun kehadirannya membagi kebaikan untuk komunitas kristen Indonesia di Hoppers Crossing, Melbourne. Dengan pembawaan khotbah...

NAILA 2020: Menyentuh Hati Lewat Bahasa

Ada yang berbeda dari malam penghargaan National Australia Indonesia Language Awards (NAILA 2020) tahun ini. Meski semuanya harus dilakukan secara virtual karena adanya pandemi,...

‘CHINESE WHISPERS’ Karya RANI PRAMESTI

BUSET kali ini berkesempatan untuk mewawancarai seorang aktris dan produser teater di Melbourne mengenai sebuah projek seni yang signifikan bagi masyarakat Indonesia bernama ‘Chinese...

Menuju Indonesia yang Lebih Baik

Masa depan merupakan suatu hal yang mendatangkan berbagai perasaan bagi tiap orang. Masa depan bisa menjadi hal yang menakutkan bagi beberapa orang. Namun, masa...