Love and Hate : TWO SIDE OF THE SAME COIN

Banyak yang berpendapat bahwa tipis sekali benang yang memisahkan antara perasaan benci dan cinta. Sigmund Freud  pernah berkata bahwa “secara observasi  klinis, perasaan cinta selalu didampingi  dengan perasaan benci. Dan bukan hanya itu saja, di dalam hubungan intim antara dua individu, perasaan benci sering menjadi awal dari perasaan cinta, dan banyak variabel-variabel yang terkadang mengubah perasaan cinta menjadi benci dan perasaan benci menjadi cinta.” Bahkan, Freud berpendapat bahwa manusia tidak akan bisa merasakan pure/unconditional love karena manusia harus selalu menyampur perasaan cinta dan benci. Dr. Jane Nelson, seorang marriage counselor di South Jordan, Utah berpendapat bahwa suatu karakteristik pada lawan jenis yang kita anggap menarik, tidak jarang menjadi suatu karakteristik yang dapat membuat kita risih nantinya. 

Jika kita mengambil analisa Freud secara face-value, maka tidak heran dengan adanya eksistensi love hate relationship, yakni suatu personal relationship yang melibatkan pergantian emosi antara cinta dan benci.

Seorang penulis Perancis yang bernaman  Marcel Jouhandeau berpendapat, “To really know someone is to have loved and hated him in turn.” “One can not exist without the other.” Pernah dengar pepatah seperti itu? Pepatah itulah yang bisa kita jadikan analogi untuk menjelaskan hubungan antara cinta dan benci. Seperti halnya hitam dan putih, siang dan malam, baik dan buruk, yin dan yang, life and death.

Jadi bukanlah hal yang aneh jika suatu hari kita membenci seseorang, dan perasaan benci tersebut lambat laun berubah menjadi perasaan cinta. There’s a reason why love and hate are two sides of the same coin loooh.

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

AUSTRALIA HAS BORNE BLOSSOMS IN SPRING PROPERTY MARKET

“Spring is the time of plans and projects” Leo Tolstoy, Anna Karenina“With the coming of spring, I’m calm again” Gustav Mahler, Symphony No.5 Jauh berbeda...

ACICIS BUKA PELUANG MEMPELAJARI INDONESIA

Tentu kita banyak mendengar tentang berbagai lembaga pendidikan yang membantu masyarakat Indonesia menempuh pendidikan di Australia. Namun, tahukah Anda tentang lembaga pendidikan yang turut...

BASA BASI BERSAMA DEBNATH GUHAROY

AIYA (Australia-Indonesia Youth Association) cabang Victoria rajin mengadakan ajang perluasan jejaring antar pemuda Australia dan Indonesia yang dikenal dengan sebutan AIYA Basa Basi. Kali...

ReelOz Tiba di Barat

Ajang pameran film-film pendek karya filmmaker Indonesia dan Australia juga dari negara lain akhirnya tiba di Perth pada penghujung November silam. Bayliss Lecture Theater...

Paul dan Florence | Berpasangan Selama 60 Tahun dan Tetap Setia

Ulang tahun pernikahan menjadi suatu kebanggaan yang luar biasa, apalagi jika sudah menginjak usia yang ke-60. Susah senang sudah dilewati pasangan Paul Tresno dan...