Kawanua Melbourne: Sukacita Rayakan Paskah Tanpa Restriksi

Pastor Apwee Ting membawakan khotbah

Suasana ramai dan penuh sukacita memenuhi kawasan taman Caufield South pada hari Easter Monday siang itu. Beberapa kelompok orang tengah asik berkumpul untuk berpiknik dan merayakan hari libur umat Kristiani tersebut, termasuk organisasi masyarakat Kawanua Melbourne.

Acara diawali dengan ibadah Paskah yang diiringi lagu puji-pujian dan disambung dengan khotbah singkat oleh Pastor Apwee Ting. Dalam khotbahnya, Pastor Apwee mengingatkan jemaat akan makna kebangkitan Yesus Kristus. Yakni, di dalam hidup walaupun ada kalanya kita berada di titik terendah, kita akan bangkit bersama Yesus dan bersama dia dapat menjalani apapun tantangan hidup. Umat Kristiani pun harus ingat akan tugas yang diberikan Yesus kepada mereka untuk memberitakan kabar baik kebangkitan Yesus dan pengajaran-pengajaran Kristus. Ibadah ditutup dengan doa berkat dan pemberian persembahan yang akan sepenuhnya didonasikan untuk panti asuhan di Manado, Indonesia

Setelah ibadah, acara memasuki puncak utama, yakni makan siang yang menjadi ajang silahturahmi bagi para anggota Kawanua. Meskipun tidak sepenuhnya menyajikan masakan tradisional Manado, namun menu siang itu menyajikan tinoransak atau yang dikenal sebagai babi bulu (babi masak bambu).

Tinoransak (Babi Bulu atau Babi Masak Bambu)

Tak hanya orang dewasa yang dapat menikmati acara ini. Perayaan Paskah kali ini juga melibatkan anak-anak dengan diadakannya berbagai permainan atau games yang biasa diadakan sewaktu paskah seperti Egg Hunt. Selain itu, anak-anak juga bermain pelombaan tradisional ala Indonesia seperti makan krupuk yang diganti dengan chips dan membawa klereng dengan sendok.

Foto bersama
Kids playing bubbles credit: Jack West
Acara anak-anak
Kegembiraan anak-anak setelah Egg Hunt

Apa Kata Mereka

Jeddy Nikodemus
Jeddy dan keluarga

Acara paskah ini sudah menjadi tradisi yang dilakukan oleh komunitas Kawanua Melbourne setiap tahun untuk merayakan kebangkitan Tuhan Yesus. Tapi yang paling penting dengan adanya acara Kawanua Melbourne Australia ini, ada semacam kekeluargaan di dalam komunitas ini. Jadi dengan semakin seringnya pertemuan, kita dapat saling mengetahui dan mengenal sesama lain. Dengan wadah acara seperti ini, kita juga dapat mengetahui misalnya jika ada anggota teman kami yang sakit, kita dapat saling menginformasikan.

Hanny Rantung

Easter kali ini bisa kumpul, beda dengan tahun lalu waktu lockdown. Jadi bisa kumpul-kumpul, lebih bagus dari tahun lalu. Kalau tahun lalu kan kita ga bisa kumpul-kumpul, online juga ga ada. Apalagi sudah bebas masker kan?

Hanny Rantung
Sherly Mantang

Pertama-tama kita mengucap syukur atas anugerah Tuhan memberikan kesempatan kepada keluarga besar Kawanua Melbourne Australia,Tthe Big Family yang ada di Melbourne. Bersyukur karena diizinkan lagi di tahun 2021 sekalipun kita mengalami banyak pergumulan di tahun-tahun sebelumnya dikarenakan kondisi pandemik. Tetapi bersyukur, kita yang khususnya berada di Australia -State Victoria– karena kasus kita sudah zero. Makanya kita sudah diberi kebebasan untuk berkumpul seperti ini. Dan inilah yang dimaknai Kawanua Melbourne Australia tahun ini, yaitu memperingati Paskah. Dan Paskah sesungguhnya adalah momen terbesar sebagi orang percaya, orang Kristen, bahwa Yesus Kristus, Dia telah mati untuk kita dan kemenangan mengalahkan maut itulah makna paskah, passover. Jadi seluruh dunia merayakan kemenangan dan ada keyakinan, pengharapan akan janji Tuhan bahwa kita punya kehidupan yang kekal.

Sherly Mantang

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

It’s More Fun in Straya!

Tahukah kamu bahwa semakin hari semakin banyak warga Indonesia yang tertarik untuk berwisata ke Australia! JavaMifi, sebuah perusahaan penyewaan Wifi untuk wisata ke luar negeri, telah menginformasikan...

2016 PROPERTY MARKET: WHAT TO EXPECT

Apabila Anda tengah memikirkan cara terbaik untuk mengisi halaman pertama di tahun yang baru ini, mengapa tidak dimulai dengan merencanakan langkah Anda berikutnya, atau...

MAKAN DI KAKI LIMA YUK!

  Berlokasi di 1 Stewart Street, Melbourne (di seberang lapangan basket kampus RMIT), KAKI LIMA menyediakan makanan Indonesia yang kaya rasa dipadukan dengan sentuhan spesial...

KAUM MUDA GRII GELAR “TALENT DAY” DI POINT COOK

Bertepatan dengan hari libur Queen’s Birthday Juni lalu, Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Melbourne berkesempatan mengadakan Talent Day yang bertempat di Point Cook Town...

“TANGIH AMAK” TARAGAK JO ANAK NAN JAUH DI RANTAU (TANGIS IBU, RINDU AKAN ANAK YANG JAUH MERANTAU) | TEMULAWAK

Pada suatu ketika di tanah tempat lahir rendang, hiduplah kisah tentang Malin Kundang, seorang anak durhaka yang dikutuk menjadi batu karena malu menelantarkan ibunya yang tercinta. Kisah...