LESTARIKAN BUDAYA PENDUDUK ASLI DUNIA

Tanggal 9 Agustus merupakan hari spesial bagi dunia dimana masyarakat merayakan International Day of the World’s Indigenous People. Yang dimaksudkan dengan Indigenous People adalah masyarakat asli yang tinggal di suatu wilayah yang telah dikolonisasi atau diambil alih oleh bangsa atau kelompok masyarakat lainnya. Pada umumnya Indigenous People mempertahankan dan terus mempraktekkan bahasa, budaya dan kebiasaan mereka yang unik, serta menjadi kelompok minoritas di wilayah tersebut.

Oleh karena kondisinya yang minoritas, masyarakat Indigenous seringkali tertindas. Keasrian wilayah serta gaya hidup mereka seringkali terancam punah. Bukan itu saja, dalam kehidupan sehari-hari, terkadang mereka juga menerima perlakukan yang tidak adil dalam masyarakat. Demi menghormati, melindungi dan melestarikan kehidupan Indigenous Peoples, para pemimpin dunia pun menciptakan hak-hak dan hukum khusus yang berlaku bagi mereka. Beberapa organisasi internasional seperti Indigenous World Association, Earth Peoples dan Indigenous Environmental Network juga tercipta. Hari internasional bagi Indigenous People sendiri diciptakan oleh PBB di tahun 1994.

Dalam prosesnya, International Day of The World’s Indigenous Peoples telah menjalani dua dekade internasional. Dekade kedua yang berlangsung sejak tahun 2004 – 2014 memiliki tema “A Decade for Action and Dignity”. Tahun ini akan menjadi tahun yang spesial, sebab sepuluh tahun selanjutnya akan dimulai dan dirumuskan dengan matang. Memilih tema yang dianggap sesuai bagi perkembangan perlindungan hak-hak kaum Indigenous juga sangatlah penting untuk dilakukan di tahun 2015 ini.

Jumlah Indigenous People di dunia berada dalam kisaran 200 hingga 350 juta orang, dan tersebar di seluruh dunia. Orang-orang Indigenous di Australia sendiri mencapai leih dari 650 ribu jiwa di tahun 2011, yaitu 3% dari jumlah total penduduk Australia.

Masyarakat Indigenous di Australia yang mungkin paling kita kenali adalah Aborigin. Namun di luar itu, juga terdapat kelompok Indigenous lainnya, yaitu Torres Strait Islander. Berbeda dari kelompok Aborigin yang mayoritasnya berasal dari daratan luas Australia dan Tasmania, masyarakat Torres Strait Islander berasal dari kepulauan Torres Strait yang berada di utara Queensland dekat dengan Papua New Guinea. Kelompok Aborigin sendiri terdiri dari beragam suku, misalnya saja Koori dari New South Wales dan Victoria, Nunga di South Australia dan Palawah di Tasmania. Masing-masing suku atau grup tentunya memiliki karakteristiknya yang unik.

Sejarah kehidupan orang-orang Indigenous di Australia sangatlah panjang, dimana diperkirakan dengan bukti yang ada, manusia pertama kali menjelajahi Australia sekitar 40.000-50.000 tahun yang lalu. Sedangkan kedatangan bangsa Inggris ke Negeri Kangguru ini baru terjadi di tahun 1788. Okupasi yang terjadi membawa dampak negatif bagi masyarakat Indigenous yang harus kehilangan lahan tempat tinggal, tertular penyakit, diperlakukan tidak adil dan kehilangan sumber daya alam.

Walau memiliki sejarah yang gelap, termasuk di antaranya kejadian Stolen Generation yang hingga kini memunculkan banyak kontroversi, pemerintah Australia telah bertekad untuk memperbaiki hubungan dan meningkatkan kualitas hidup kelompok Indigenous. Ini terbukti dengan semakin banyaknya jumlah masayrakat Indigenous yang dapat berpartisipasi dalam dunia politik dan bidang profesional lainnya. Misalnya saja Ken Wyatt yang telah terpilih untuk bergabung dalam Australian House of Representative di tahun 2010.

Kebudayaan yang dimiliki masyarakat Indigenous merupakan harta dunia yang harus dilindungi dan dilestarikan bersama. Oleh sebab itu International Day of the World’s Indigenous Peoples merupakan peringatan yang amat penting; Terutama melihat masih banyaknya perlakuan yang tidak sesuai terhadap mereka.

Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mendukung peringatan bagi Indigenous People adalah dengan menyebarkan informasi, menyadari dan menghormati budaya serta kehidupan mereka sebagai manusia yang sederajad dan mengikuti panel yang mendiskusikan mengenai permasalahan seputar Indigenous People yang masih terjadi hingga sekarang ini.

 

 

gaby

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Navanti dan PPIA Victoria Gelar Internship Fair 2021

Internship atau program magang merupakan hal penting yang kerap dibutuhkan oleh para calon pekerja ketika hendak melamar di suatu perusahaan. Pasalnya, pengalaman magang merupakan...

Upayakan Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Dengan bertambahnya kekhawatiran akan kesediaan pangan dalam pandemi covid-19, para pakar pertanian dan pengusaha hadir untuk memberi solusi ketahanan pangan di Tanah Air. Demikianlah...

VACATION BIBLE SCHOOL 2017

Dear Parents, In three weeks time, 2017 VBS "The Race Is On" will commence. Thank you to all parents who have registered their child/ren to...

Makan Malam Akhir Tahun Australia-Indonesia Business Council di KJRI Melbourne

Indonesia semakin menjadi destinasi hot yang diincar oleh para pelaku bisnis Australia, terbukti dari banyaknya anggota Australia Indonesia Business Council (AIBC) yang menghadiri acara tutup tahun yang diadakan...

GERARD IVANDER, KOKI BERTEKAD BAJA

Adalah seorang Gerard Ivander, anak tertua dari tiga bersaudara yang dilahirkan, dibesarkan dan bersekolah di Ibu Kota Jakarta. Karena hobi dan kegemarannya dalam memasak,...