Rencana Pemerintah Australia untuk menutup international border hingga 2021 mengakibatkan imigrasi menurun drastis, pasalnya tidak ada lagi orang asing yang dapat masuk ke Australia saat ini, meski mereka memiliki visa yang valid, dengan pengecualian bagi pasangan atau dependant dari warganegara atau residen permanen Australia.

Pemerintah juga telah berhenti mengeluarkan visa bagi orang asing untuk jangka waktu yang tidak dapat diprediksi. Berikut aturan-aturan terbaru seputar visa dan imigrasi yang dijawab oleh agen imigrasi terdaftar (Registered Migration Agent), Yapit Japoetra (MARN 0213101) dari YNJ Migration Consultants.

Apakah akan ada pengecualian untuk visa pelajar?

Untuk sementara ini tidak akan ada pengecualian. Namun sudah ada persetujuan pemerintah untuk memulai pilot programme yang akan mengijinkan sampai 350 pelajar untuk masuk ke Canberra, Australia. Tapi aplikasi student visa untuk pelajar yang masih di luar Australia tidak akan di-approve sampai lockdown diangkat, kemungkinan tahun depan.

Apakah saat ini para pelajar masih bisa apply untuk Temporary Resident (TR) setelah lulus?

Yapit Japoetra

Bisa, asalkan mereka saat ini masih berada di Australia. Yang menjadi masalah adalah jika mereka masih di Indornesia atau offshore dan border belum dibuka. Untuk apply TR atau visa 485, pemohon visa harus berada di Australia dan pelajar yang mengajukan visa 485 harus melakukannya dalam kurun waktu 6 bulan setelah kelulusan (menyelesaikan sekolah).

Akankah ada perpanjangan bagi para pemegang working holiday visa (WHV) yang tidak sempat masuk ke Australia sebelum lockdown?

Periode berlakunya WHV adalah 1 tahun terhitung dari saat pemegang visa tiba di Australia. Jadi, selama pemegang visa belum datang ke Australia, mereka dapat memulai durasi WHV kapanpun dalam kurun waktu 1 tahun setelah visa diberikan. Visa itu kemudian akan menjadi valid selama 1 tahun setelah kedatangan mereka ke Australia. Yang bermasalah adalah jika pemegang WHV sudah masuk ke Australia namun kembali ke Tanah Air untuk liburan atau urusan lainnya dan kemudian tidak bisa kembali karena lockdown. Di kondisi ini, durasi WHV akan tetap berjalan meskipun pemegang visa tidak lagi tinggal dan bekerja di Australia. Dan selama ini belum ada kebijakan pemerintah untuk memberi pengecualian perpanjangan bagi pemegang WHV yang tidak bisa kembali ke Australia setelah border closing.

Dapatkah pemegang WHV yang berada di Australia saat ini untuk memperpanjang visa mereka?

WHV dapat diperpanjang jika memenuhi syarat-syarat tertentu. Untuk second WHV (WHV tahun kedua), seseorang harus bekerja minimum 3 bulan di daerah dan pekerjaan tertentu untuk apply. Sedangkan untuk third WHV (WHV tahun ketiga), orang tersebut harus bekerja untuk minimum 6 bulan di daerah dan pekerjaan tertentu selama WHV kedua.

Pengecualian apakah yang diberikan dalam masa Covid-19?

Pemerintah telah mengeluarkan visa baru yaitu visa subclass 408 (Temporary Activity visa) Australian Government Endorsed Events (COVID-19 Pandemic event) – 408 yang khusus diberikan bagi para pekerja-pekerja essential dan kritikal seperti tenaga medis, pekerja di aged care, childcare, disability care, agriculture dan food processing (pekerja di pabrik makanan dan bukan pekerja restoran atau kafe) pada masa pandemi ini. Pekerja yang masuk dalam kategori ini jika sudah tidak bisa mengajukan aplikasi visa lain dan visa mereka sudah mau habis dalam waktu 28 hari dapat mengajukan aplikasi visa 408 mereka secara gratis.

Bagaimana dengan para pengusaha yang ingin mengajukan business migration atau investor visa?

Untuk saat ini, nomisi dari state baru ditutup karena end of financial year dan state tidak akan membuka aplikasi nominasi state sampai alokasi kuota untuk tiap daerah (state) di berikan oleh pemerintah pusat.

Apakah masih memungkinkan untuk apply PR saat ini?

Untuk partner visa masih okay. Tapi untuk invitation skill select (skilled migration) sudah berkurang hingga 50 undangan saja di bulan April. Dan untuk Mei dan Juni, hanya orang-orang yang bekerja di bidang-bidang yang dibutuhkan seperti dokter dan perawat saja yang diberikan undangan untuk aplikasi PR melalui skill select. Hal ini hanya berlaku bagi para calon pemohon, bagi pemohon yang sudah diundang dan mengajukan aplikasi sebelumnya, mereka akan tetap mendapatkan PR sesuai undangan sebelumnnya, kecuali mereka berada di luar Australia yang kemungkinan baru akan di-grant visa PRnya setelah border dibuka. Jadi untuk 1 tahun ke depan, migration akan menjadi susah dan intake akan turun sebanyak 85%. Dan hal ini mungkin tidak akan berubah banyak sampai 3 tahun ke depan tergantung perkembangan pandemi COVID-19.