Hari Raya Idul Fitri di Tengah Pandemi: Lebih Kreatif dan Tetap Positif!

Hari Raya Idul Fitri, atau yang akrab disebut Lebaran, merupakan salah satu perayaan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Muslim seluruh dunia setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa. Tentunya banyak hal berbeda yang akan ditemui di Lebaran 2020 ini melihat situasi pandemi yang belum kunjung reda, tetapi bukan berarti kita harus kehilangan nuansa keberkahaan dan kebahagiaan di perayaan yang indah ini.

Lebaran hanya dengan keluarga inti saja? Tidak masalah! 

Salah satu perbedaan yang dirasakan di Lebaran tahun ini adalah hilangnya kesempatan untuk menghabiskan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga besar tercinta. Alhasil, kita hanya akan merayakannya dengan keluarga inti saja yang tentunya menciptakan suasana yang berbeda dari tradisi Lebaran yang biasa dilakukan.

Namun, dengan modal kreativitas semata, kita bisa menjadikan situasi ini tidak kalah menyenangkan dari Lebaran biasanya. Perayaan Lebaran tahun ini dapat dimanfaatkan oleh para keluarga inti dengan memasak sajian khas Lebaran bersama. Tentunya memasak ketupat, rendang, opor ayam atau sambal goreng ati akan lebih mudah melihat kuantitas makanan yang harus dipersiapkan tidak lah terlalu banyak. Tidak hanya melatih sifat gotong royong yang semakin pupus di era ini, namun juga kehangatan dan kebersamaan dalam keluarga dapat dinikmati di momen seperti ini.

Silaturahmi online, efektif dan efisien

Mungkin format silaturahmi online yang akan dilakukan di Lebaran tahun ini sudah terlintas di benak kalian. Memang sedikit aneh membayangkannya, karena Hari Raya Idul Fitri sangat identik dengan kegiatan berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga besar selama beberapa hari, dimana kegiatan ini diwarnai oleh makan-makan bersama maupun pembagian Tunjangan Hari Raya (THR).

Namun, dengan melakukan silaturahmi online kita dapat menjangkau lebih banyak anggota keluarga yang sebelumnya tidak dapat kita jangkau karena kendala waktu maupun jarak yang begitu jauh. Selain itu, kegiatan silaturahmi online tentunya lebih efektif dan efisien dalam segi waktu dan biaya. Jadi, ada sisi positifnya juga kan dalam kegiatan silaturahmi online ini? 

Lebaran tahun ini cost-effective!

Walaupun kita kehilangan kesempatan untuk mudik dan merayakan hari raya bersama keluarga besar, kita berhemat lhodi lebaran tahun ini. Dana yang sudah dialokasikan untuk perayaan Lebaran dapat disubsidi ke pembiayaan kuota internet yang tentunya semakin meningkat semenjak diberlakukannya sistem Work From Home (WFH) dan kuliah online. Selain itu, kita juga akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk bersedekah dan berbagi dengan orang lain di perayaan bulan suci ini. 

Dalam menghadapi situasi ini, penting untuk mempunyai fleksibilitas dan kemampuan untuk memikirkan banyak alternatif dalam mengisi kekurangan di tengah situasi yang penuh ketidakpastian. Tetap jaga semangat dalam diri kita, dan Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi yang merayakan!

Tity 

Discover

Sponsor

Latest

SATAN JAWA SUKSES MENGHIPNOTIS MASYARAKAT MELBOURNE

Setelah sekian lama menunggu, para pencinta seni Indonesia di Melbourne pun akhirnya dimanjakan dengan kehadiran Satan Jawa. Sebuah kisah cinta yang diperjuangkan dengan melibatkan...

Survei Politik Indonesia Jadi Lahan Industri

Monash Herb Feith Indonesia Engagement Centre bekerjasama dengan Monash Library kembali mengadakan Monash Indonesian Seminar Series di Louise Matheson Library, Monash University Clayton Campus awal Agustus...

MASYARAKAT BATAK SAMBUT BERKAT MELIMPAH DI AWAL TAHUN

BONA TAON 2017 Ratusan orang memadati aula Brunswick Town Hall pada hari Sabtu terakhir Februari silam untuk menghadiri acara tahunan organisasi masyarakat Sumatera Utara di...

Merangkul Perbedaan Lewat Momen Natal

Panitia Bersama (Panbers) di Western Australia mengadakan acara perayaan Natal di Kennedy Baptist College Hall, 10 November 2018. Dengan didukung KJRI di Perth, sekitar...

Noke Kiroyan MENCAPAI SUKSES DENGAN JERIH PAYAH DAN PIKIRAN TERBUKA

Titel bergengsi Top 10 Indonesian CEOs versi SWA Business Magazine 2002 dan 25 Outstanding Indonesian CEOs versi Warta Ekonomi Business Magazine 2000 pernah diraihnya....