Home BUSET NGELIPUT Pamer Budaya Indonesia di Footscray Lunar New Year 2019

Pamer Budaya Indonesia di Footscray Lunar New Year 2019

0
Pamer Budaya Indonesia di Footscray Lunar New Year 2019
Tari Mangastuti oleh Ganda dan Maria

Cuaca panas di bulan Januari kali ini tidak sedikitpun menyurutkan semangat pengunjung untuk datang dan menikmati acara tahunan Footscray Lunar New Year yang diselenggarakan di salah satu jalan utama di Footscray, Hopskins St. Acara ini juga merupakan salah satu pagelaran budaya dari berbagai komunitas, musik, tari-tarian, pagelaran busana.

 

Tari Mangastuti oleh Ganda dan Maria

Unjuk kebolehan seperti karaoke dan taekwondo, kedai-kedai makanan dan minuman serta permainan, dan banyak aktivitas lain yang bisa dinikmati pengunjung dari jam 10 pagi hingga 10 malam. Tak hanya itu, pengunjung tetap bisa menikmati toko-toko dan restoran sekitar sambil menikmati parade budaya Vietnam dan Barongsai yang ada di sana.

Budaya Dayak menyita perhatian penonton

Pada Festival Footscray yang diadakan Minggu, 13 Januari 2019, Indonesia kembali mempertunjukkan kebolehannya dengan menghadirkan tiga tarian yang berbeda yaitu Tari Tani dari Jawa Barat oleh Widya Luvtari; Tari Mangastuti dari Jawa Tengah oleh Sanggar Sang Penari Indonesia; dan Tari Ondel-ondel dari DKI Jakarta yang dibawakan oleh Lenggok Geni. Tampil diawal acara pertunjukan kesenian tidaklah mudah namun mereka mampu merebut perhatian pengunjung dengan kostum yang unik khas Tanah Air dan tentunya gerakan yang sangat indah di panggung.

Rima dan Suharti beraksi membawakan Tari Ondel-ondel

Kehadiran Merah Putih di Footscray Lunar New Year Festival tersebut rupanya tidak lepas dari peran seorang fashion designer Indonesia yang sudah tidak asing di telinga kita, yakni Ganda Marpaung. Ini sudah kali ketujuh Ganda diajak bergabung pihak penyelenggara. Ganda menggandeng teman-teman penari untuk membawakan tarian sesuai dengan tema kostum yang berbeda setiap tahunnya.

Modifikasi kostum tradisional untuk Tarian Tani

Tahun ini, Ganda mengembil tema modern dancing untuk Tarian Ondel-ondel dan Mangastuti dengan warna yang sangat cerah dan bervariasi serta detail yang tepat – sangat cocok dengan liukan tubuh para penari di atas panggung. Bahkan, Ganda juga terlibat dalam Tarian Mangastuti bersama Maria Sang Penari. Tak kalah dengan kedua tarian tersebut, Widya Luvtari juga tampil unik dengan modifikasi kostum tradisional dari Tarian Tani. Sungguh totalitas tanpa batas yang patut diacungi jempol bagi putra-putri Indonesia.

Grup Widya Luvtari mempromosikan tarian asal Jawa Barat

Meskipun dengan persiapan termasuk sangat kilat, yakni sekitar seminggu saja, Ganda dan teman-teman dari Sanggar Sang Penari Indonesia sukses menunjukkan talenta mereka menggarap pagelaran busana adat yang berasal dari aneka budaya. Sebut saja Lampung, Kupang, Padang, Dayak, Jakarta dan Batak. Rangkaian busana tradisional itu dikemas dalam satu tema: Indonesian Glamour yang ditunjukkan melalui penampilan pengantin daerah masing-masing.

Usai acara, terlihat ratusan pengunjung mengantri untuk berfoto bersama para model. Ini menunjukkan keberhasilan dalam memikat perhatian dan menunjukkan keindahan Indonesia. Sungguh apresiasi dan pencapaian yang luar biasa kepada seluruh anggota yang terlibat dalam Footscray Lunar Year Festival 2019.

Peragaan busana oleh Angelina dan Lyndsey yang menggemaskan

***

Culture fact:

Tarian Mangastuti adalah tarian ucapan syukur, rangkaian doa, untaian harapan serta cita-cita kepada Tuhan dari sepasang pengantin yang menempuh hidup baru dan kemudian mereka mengekspresikannya dalam kegembiraan bersama demi kebahagiaan, kelanggengan, kesuksesan dalam usaha dan kejayaan.

Tarian Tani adalah tarian yang melambangkan kerja keras yang pada akhirnya akan membuahkan hasil panen yang nantinya bisa dinikmati oleh masyarakat. Tujuan tari Tani ini dibawakan karena sejalan dengan makna Lunar New Year.

***

Bagi teman-teman yang belum sempat datang ke Footscray Lunar New Year kemarin, jangan khawatir!

Ganda Marpaung dan teman-teman akan kembali hadir pada festival Lunar New Year 2019 di Point cook (16 Februari) dan Festival Laverton (24 Februari). Sampai jumpa di sana ya!

*** 

PENARI

  1. WIDYA LUVTARI: Tula Sofa Gearon, Rini Meerbeek, Ludmilla Dhani Wulandari, Farah Dibasofa, Kadek Sukrata dan Yoga Adipraja
  2. Lenggok Geni: Suhartini Pratiwi Rizqi & Rima Gayatri
  3. Sanggar Sang Penari Indonesia: Maria Leeds
  4. Fashion Show: Nikki Milner, Jaryamy, Sophie Sulistiany, Maria Leeds, Lina Luwiana
  5. Children fashion show: Angelina Ikonomou & Lyndsey Harrel

 

 

 

 

Devina