Dear Buset, 2021 adalah tahun bagiku untuk mengembangkan passion menariku.

Christine, Monash Univeristy

Untuk tahun 2021 yang akan mendatang ini, aku ingin memperbanyak lagi kesempatanku dalam mendalami keahlianku dalam menari juga bertemu dengan lebih banyak orang di komunitas dunia tari di Melbourne. Pada tahun ini, aku memang sengaja berencana untuk memfokuskan diri untuk menguasai gaya tari tertentu. Sayangnya, karena hadirnya lockdown aku tidak sempat menguasainya. Maka dari itu, dengan keadaan yang mulai membaik dan kembali normal, aku akan kembali bangkit dan memperdalam pembelajaranku dalam gaya tari tersebut.

Hal lain yang ingin aku lakukan adalah untuk kembali lagi melakukan aktivitas-aktivitas dalam bidang yang sangat aku minati yakni seni – seperti menggambar dan mengedit video. Aku dapat melihat kembali ke dalam masa lalu akan bagaimana hati dan motivasiku yang begitu membara dalam melakukan hal-hal kesenian tersebut. Aku akan menghidupkan kembali semangat tersebut sehingga aku harap dapat meningkatkan kemahiranku dalam keterampalian-keterampilan ini.

Hal-hal lain yang inigin aku kerjakan adalah meningkatkan kesehatanku dengan diet keseharian yang sehat dan berolahraga. Aku pun ingin menjadi lebih peka dengan hal-hal yang tengah berlangsung dalam lingkunganku, menghargai kehidupan secara apa adanya, terlebih lagi orang-orang dalam kehidupanku yang tak hentinya mendukung dan mencintaiku dengan sepenuh hati.

Aku harap tahun 2020 telah membuat kita berkembang menjadi lebih baik tidak hanya untuk lingkungan sekitar kita tetapi juga bagi diri kita sendiri. Tentunya, aku harap kita sebagai manusia dapat mempertahankan baiknya perkembangan tersebut hingga titik akhir di masa depan!

Dear Buset, 2020 telah menjadi tahun yang tidak bisa dilupakan.

Fadhil Mochsin Faisal Ahadi, guru Bahasa Indonesia

Dear Buset, 2020 telah menjadi tahun yang tak bisa dilupakan. Tahun ini rasanya campur aduk  hingga kegembiraan dan kekecewaan hanya terpisahkan dengan batas yang sangat tipis. 2021 jelas sangat dinantikan dan bikin penasaran bagaimana kondisinya nanti. Tentunya ada harapan yang sangat tinggi pada dunia ini untuk bangkit kembali dari kekacauan-kekacauan yang ada di tahun 2020, semoga kembali normal lagi, atau mungkin lebih baik. Ada banyak wishes dan rencana yang mudah-mudahan terrealisasikan di tahun 2021.

Yang pertama saya rasa sangat penting, belajar untuk lebih memahami diri sendiri secara mendalam, terutama dalam hal bernegosiasi dan berkompromi dengan ekspektasi. Hidup pada umumnya memang sulit, tetapi pada akhirnya selalu ada solusinya kok, selalu ada titik di mana kita berhasil melewatinya atau berhasil masuk ke fase acceptance dan move on ya tapi harapannya tahun 2021 gak bikin mumet amat lah.

Tahun 2020 juga memberikan kita pelajaran penting bahwa jangan pernah sia-siakan kesempatan untuk menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekat dan tersayang. Nah, jika per-covid-an ini telah usai, saya tentunya ingin berkumpul kembali dan menghabiskan waktu dengan keluarga & juga teman-teman dekat.

Terakhir, yang juga sangatlah krusial bagi mereka yang sedang dalam masa career break (ini catatan penting untuk saya juga sih hehe)  tetap up-to-date dengan pekerjaan yang telah ditekuni, atau pekerjaan baru yang mungkin ingin ditekuni. Rencana saya di tahun 2021 adalah untuk mengikuti minimum 2 professional developments di bidang yang pernah saya tekuni dan yang ingin saya tekuni. Tujuannya adalah agar tetap ada masa untuk memperbaharui ilmu dan menstimulasi otak untuk tetap bekerja (biar gak blah bloh pas balik kerja. Professional developments juga dirasa penting untuk mempertahankan kredensial dan memperluas pengetahuan terkait karir yang telah dijalani dan yang mungkin baru akan dijalani.

Itu saja sih 3 rencana besar saya di tahun 2021, semoga saya bisa konsisten untuk menjalankannya. Meskipun mungkin nanti ada rencana yang tidak bisa terealisasikan, semoga tergantikan dengan rencana yang lebih baik dan tentunya bermanfaat.

Dear Buset, selamat tinggal tahun 2020.

Fajar Nandajaya, alumni Victoria University

2020 akan segera berakhir dan sudah begitu banyak memori dan cerita yang akan selalu hidup selamanya. Diawali dengan rasa ingin menyongsong tahun terakhirku di universitas. Aku akan menghadapi tahun depan dengan sikap positif dan berharap tahun 2021 akan menjadi tahun terbaik juga berkesan dalam hidupku. Walaupun selama ini ada beberapa perubahan yang mempengaruhi kehidupanku. Perubahan itu tersebut tentunya dikarenakan pandemi COVID-19 yang menyerang seluruh jagat raya di muka bumi ini!

Bukannya hanya di Melbourne atau Australia saja tentunya yang merasakan perubahan-perubahan dalam gaya hidup mereka tahun ini tetapi semua orang di seluruh dunia. Pandemi ini membuatku merasa sedikit kecewa karena harus menjalani lockdown selama kurang lebih enam bulan lamanya. Serba susah, serba terbatas dalam beraktivitas, dan serba menjalani kehidupan yang tidak seperti biasanya. Aku merasa seperti tahanan penjara di rumah karena kita tidak diperbolehkan untuk berpergian ke manapun yang berjarak lebih dari 5 kilometer dari tempat tinggal tinggal kita. Kita pun dipersulit dalam bertemu kerabat, anggota keluarga, beserta orang-orang tersayang dalam hidup kita. Tapi akhirnya kita sudah sampai di pengujung tahun 2020.

Untungnya sejak akhir bulan Oktober, Melbourne sudah mulai kembali normal dan kita bisa kembali bertemu dengan semua orang. Oh iya! Aku pun akhirnya sudah lulus dari pendidikan tinggiku di Victoria University! Aku berharap agar pada tahun 2021, dunia akan lekas sembuh dari serangan COVID-19 dan aku bisa lekas pulang kembali ke tanah airku tercinta Indonesia.