Semua kini pasti tidak asing lagi dengan istilah Crazy Rich Asian berkat film hits berjudul sama yang menceritakan kisah cinta antara pria konglomerat bernama Nick Young (Henry Golding) dan gadis biasa, Rachel Chu (Constance Wu). Rupanya, istilah yang mengacu kepada para orang super kaya di Asia ini juga diarahkan terhadap orang-orang kaya di Indonesia. Di Jawa Timur, istilah Crazy Rich Surabayan sempat viral beberapa waktu lalu. Ingin tahu stereotype mereka? Yuk baca!

Menghabiskan Anggaran Hingga Miliaran Rupiah Untuk Wedding

Jusup & Clarissa

(Asal muasal istilah Crazy Rich Surabayan muncul setelah pernikahan super mewah yang digelar awal Desember 2018. Pasangan konglomerat asal Surabaya Jusup Maruta Cahyadi dan Clarissa menggelar resepsi pernikahan di Hotel Mulia, Bali. Kabarnya, pasangan yang dijuluki Crazy Rich Surabayan ini menghabiskan anggaran mencapai ratusan miliar bahkan Rp 1 triliun untuk menikah. Semua persiapan menjelang menikah dibuat sangat mewah, termasuk undangannya yang unik. Undangan berbentuk 3D (3 dimensi) dengan kotak musik dan bertuliskan tinta emas. Mereka juga melakukan foto pre-wedding di lima benua. Bahkan, pasangan ini membagikan koin emas sebesar 5 hingga 10 kilogram sebagai kenang-kenangan untuk tamu undangan.

Preferensi Hunian 

(Jika berbicara mengenai gaya hidup orang-orang kaya tersebut, preferensi hunian dan lokasi properti-properti mereka tidak lepas dari topik. Sebagian besar dari mereka tinggal di daerah Surabaya Timur atau Surabaya Barat. Perumahan elit seperti Citraland, Graha Family, Kertajaya dan Dharmahusada kerap dipenuhi dengan rumah-rumah besar nan mewah. Dan tentunya, para Crazy Rich Surabayan ini tidak hanya punya satu atau dua rumah saja, mereka kerap juga memiliki properti-properti lain seperti apartemen dan tanah di dalam maupun luar negeri termasuk Australia.

Berprofesi Pengusaha (Entrepreneur)

Orang-orang yang hanya bekerja sebagai pegawai biasa akan sulit mencapai level kekayan Crazy Rich Surabayan. Kebanyakan dari mereka adalah pengusaha besar yang pendapatan bersih per tahunnya bisa mencapi puluhan milyar rupiah! Mayoritas dari mereka adalah pemilik pabrik, distributor besar, developer perumahan (real estate), atau pedagang yang bergerak di berbagai macam bidang mulai dari bahan pangan hingga bahan bangunan. Tak sedikit pula dari golongan ini yang memiliki perusahaan keluarga (family business) yang diwariskan turun temurun dari generasi sebelumnya. Ini membuktikan bahwa para Crazy Rich Surabayan adalah kelompok old money atau orang kaya lama yang sudah kaya dari zaman kakek buyut mereka.

Aktif di Instagram dan Media Sosial

Patricia Mayoree

(Pernah dengar istilah ‘selebgram’? Kata ini adalah gabungan antara ‘selebriti’ dan ‘Instagram’ yang mengacu terhadap orang-orang yang terkenal di ranah media sosial tersebut. Di Indonesia, para selebgram ini memiliki jumlah followers yang berjumlah ribuan bahkan jutaan dan kepopulerannya hampir menyamai artis-artis Tanah Air. Akun Instagram mereka mayoritas terfokus kepada tema lifestyle seperti fashion, beauty, travel, dan food. Berkat hashtag Crazy Rich Surabayan ini, selebgram dan sosialita seperti Patricia Mayoree, Amelia Gonta, dan Christina Brennan kerap dibanding-bandingkan dengan sosok Astrid Leong, sepupu Nick Young yang juga merupakan fashionista cantik di film Crazy Rich Asian.

Phoebe