Untuk pertama kalinya, maskapai penerbangan asal Indonesia yaitu Citilink Airlines melakukan penerbangan perdananya pada Jumat, 24 Januari dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali menuju Bandara Avalon, Victoria yang tiba tanggal 25 Januari 2020.

Konsul Jenderal RI Melbourne, Spica A. Tutuhatunewa menghadiri peresmian pembukaan jalur penerbangan perdana Citilink rute Bali-Melbourne pada tanggal 25 Januari 2020 di Melbourne. Upacara Peresmian dihadiri juga oleh the Hon. John Eren MP, Senator Sarah Henderson Martin, Peter Dorling-Business Manager Avalon Airport dan Flora Izza Anwary- General Manager Garuda Indonesia di Melbourne.

“Pembukaan rute penerbangan Citilink Bali-Melbourne merupakan bentuk komitmen industri penerbangan dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat kedua negara untuk melakukan bisnis, saling kunjung dan berwisata. Disamping itu, pembukaan penerbangan akan meningkatkan arus wisatawan kedua negara yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi signifikan bagi kemakmuran rakyat kedua negara,” demikian yang disampaikan oleh Konsul Jenderal RI Melbourne.

Konsul Jenderal RI Melbourne menyatakan harapan bahwa pembukaan jalur penerbangan Bali-Melbourne akan membuka peluang yag lebih besar bagi wisatawan Australia untuk mengunjungi tempat-tempat menarik lainnya di berbagai provinsi di Indonesia seperti Danau Toba, Borobudur Temple, Likupang, Mandalika dan Labuan Bajo. Konsul Jenderal RI meyakini bahwa peningkatan jumlah penerbangan dari Avalon Airport ke Bali, Indonesia merupakan faktor kunci dalam meningkatkan industri pariwisata Indonesia dan Australia.

The Hon. John Eren MP, dalam kata sambutannya menekankan bahwa pembukaan jalur penerbangan Citilink Bali-Melbourne akan meningkatkan kontak dagang, wisata dan Pendidikan. The Hon. John Eren MP mengharapkan ke depan hubungan kerja sama antara Indoensia dan Victoria terus dapat meningkat sehingga dapat membawa manfaat bagi warga kedua negara. Senator Sarah Henderson menyambut baik pembukaan jalur penerbangan Bali Melbourne dan mengharapkan peningkatan saling kunjung antara masyarakat Australia dan Indonesia dapat mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Bali adalah salah satu tujuan wisata paling populer untuk warga negara Australia, dengan kunjungan hampir mencapai 1,2 juta wisatawan per tahun. Victoria berada di urutan kedua penyumbang wisatawan terbanyak dari Australia ke Indonesia yaitu sekitar 314.900 orang pada tahun 2017-2018. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 25% dari periode tahun sebelumnya.

Indonesia menempatkan pariwisata sebagai salah satu sektor penting bagi perekonomian dalam negeri. Dalam kaitan ini, Indonesia gencar mempromosikan “10 Destinasi Bali Baru” yaitu Mandalika, Nusa Tenggara Barat; Pulau Morotai, Maluku Utara; Tanjung Kelayang, Kepulauan Bangka Belitung; Danau Toba, Sumatera Utara; Wakatobi, Sulawesi Tenggara; Borobudur, Jawa Tengah; Kepulauan Seribu, DKI Jakarta; Tanjung Lesung, Banten; Bromo, Jawa Timur; dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.