Berkenalan Dengan Kru BUSET 2020

Amelinda Devina Kelly

Menulis Adalah Caraku Berbicara

Nama saya Amelinda Devina Kelly. Tak terasa sudah 3 tahun saya bergabung di Majalah BUSET. Sampai hari ini, saya masih ingat tugas pertamaku sebagai Jurnalis BUSET yaitu menonton film The Curse, film horror produksi Triple A Films yang ditayangkan di HOYTS Melbourne Central tahun 2017. Sebelum pindah ke Melbourne, saya adalah lulusan Ilmu Komunikasi di bidang broadcasting. Maka dari itu, menonton film, fotografi dan mengedit video adalah hal yang biasa saya lakukan. Namun, lain halnya dengan menjadi jurnalis.

Sebagai orang yang lahir dan besar di Jakarta, saya terbiasa menggunakan bahasa gaul yang mencampurkan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris sehingga menulis merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Hingga sekarang, saya masih menggunakan kamus untuk menemukan Bahasa Indonesia yang baik dan tepat dalam menulis. Tetapi hal itu malah justru membuat saya tertarik untuk terjun ke dunia jurnalis. Dengan prinsip dasar “Learning by Doing”, saya bulatkan tekad untuk mengirimkan pesan kepada Vini untuk menjadi jurnalisnya dan Puji Tuhan dikasi kesempatan.

Saya akui, bekerja bersama BUSET bukan tanpa tantangan. Apalagi bagi orang introvert dan sudah terbiasa bekerja di belakang layar, jarang ada yang mengenal wajah saya sebelumnya karena terbiasa di belakang kamera/komputer. Tetapi setiap bulan, saya terus-menerus diingatkan bahwa kesempatan untuk bertemu orang banyak sangatlah baik dan mungkin bisa mendatangkan keuntungan bagi kita seperti contohnya pekerjaan.

Walaupun memang keberuntungan itu belum datang pada saya, tetapi saya percaya, suatu saat nanti, bisa membuahkan hasil yang baik. Kepercayaan diri saya juga tumbuh ketika melihat bahwa artikel saya dibaca oleh lebih dari 100 orang setiap kali saya menulis di website. Hal itu membuat saya merasa senang dan percaya bahwa memang saya tetap bisa berbicara maupun hanya melalui tulisan saya.

Semakin hari, semakin minggu, semakin bulan, perjalanan saya sebagai jurnalis surprisingly sangat menyenangkan. BUSET menjadi keluarga kedua bagi saya dan tidak sabar menunggu untuk bertemu lagi dalam meeting setiap bulan. Selalu ada cerita baru di setiap kali bertemu dan tentunya orang-orang baru baik itu sebagai sesama jurnalis atau bertemu pada waktu acara dan liputan. Saya selalu percaya, bahwa seseorang dipertemukan bukan karena kebetulan, tetapi ada hal positif yang bisa diambil dari setiap pertemuan tersebut. Sebagai contoh: saya bisa lebih mengenal profil-profil orang Indonesia yang sukses di Australia seperti belajar dari disiplin dan kerja keras mereka dalam membangun sebuah bisnis di Australia. 

Sebagai orang Indonesia yang belajar Ilmu Komunikasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia, saya memiliki sebuah visi untuk memiliki bisnis sendiri dan menciptakan lapangan pekerjaan. Hal ini tentu dapat dengan lebih mudah diraih jika saya bergabung dengan majalah BUSET dan saya tidak pernah menyesal mendekati Vini tiga tahun lalu. Saya lebih banyak mengenal orang dan tidak sedikit yang mengenal saya sebagai jurnalis BUSET. Semoga mimpi saya ini bisa tercapai dengan networking yang saya dapat dari Majalah BUSET dan membawa keberuntungan suatu saat nanti.

Di ulang tahun ke-15 ini, saya tentunya sangat berharap, saya bisa membantu BUSET untuk lebih maju walaupun dengan semua kekurangan yang saya miliki. Harapan saya tentunya BUSET tidak akan pernah berhenti untuk mendukung komunitas Indonesia di Melbourne atau dimanapun para pembaca setia BUSET berada. Majalah BUSET, dapat menjadi majalah yang maju dalam memberikan fakta dan realita bagi warga masyarakat untuk bisa tetap update terhadap situasi sekitar mereka termasuk Indonesia. SELAMAT ULANG TAHUN, BUSET! Semoga usiamu yang sudah semakin remaja, menjadi majalah terdepan bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan ilmu dan semakin mempererat hubungan masyarakat Indonesia di Victoria!


Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Liputan Panggung Merdeka

PPIA VIC TERUSKAN PERJUANGAN KEMERDEKAAN LEWAT PANGGUNG MERDEKADalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-69, untuk yang pertama kalinya PPIA Victoria mengadakan sebuah...

THE INDONESIAN FOOD & TRADE FESTIVAL 2019

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:Nika Surwasih 0452 528 287Anita Dewi 0433 610 672atau email ke: info@perwira.org.auKunjungi juga website nya disini

30 Tahun Mengudara, Radio Kita Ingin Terus Jadi Juara

Selama tiga dekade, Radio Kita, stasiun radio komunitas Indonesia yang berada di bawah naungan stasiun radio etnis Melbourne bernama 3ZZZ (dibaca Triple Z) sudah...

10 TAHUN SOUNDSEKERTA USUNG KONSEP KOLABORASI DAN LINTAS GENERASI

Bermula dari sebuah mimpi, menjadi sebuah pertunjukan spektakuler. Hanya itu lah yang dapat Andre katakan mengenai pertumbuhan Soundsekerta dari tahun ke tahun. Lelaki kelahiran...

Are you angry or sad? Anger is often not the primary emotion

Bayangkan sebuah momen saat kamu sedang marah. Apa yang sebetulnya kamu rasakan pada saat itu? Apakah kamu sedih, kecewa, atau malu? Tahukah kamu, bahwa...