Secara historis, industri properti telah berhasil melewati beberapa krisis sebelum kasus corona, seperti The Global Financial Crisis pada tahun 2008, dimana harga properti pun meningkat di saat itu. Di awal tahun 2020, harga properti telah meningkat sebanyak $3,000 setiap minggu pada bulan Januari – Februari dan tingkat keberhasilan lelang juga mencapai hingga 75% – 80%.

CoreLogic melaporkan bahwa harga properti di Melbourne di tahun 2020 sampai akhir Februari mencapai tingkat tertinggi secara historis. Sebelum kasus Corona, industri properti mengalami perkembangan dengan momentum yang menakjubkan sejak pertengahan tahun 2019. Meskipun terdapat perubahan terhadap operasional industri properti cukup signifikan, situasi ini masih menguntungkan penduduk Australia yang sudah siap secara finansial untuk membeli properti.

Di saat ini, industri properti Melbourne kembali di pihak pembeli (buyers market). Dengan ekonomi yang menurun, penurunan harga properti tidak dapat dihindari. Beberapa bulan yang lalu, harga properti 20% lebih tinggi di saat yang sama dari tahun lalu. Dengan kasus Corona, penjual properti dapat menurunkan harga properti mereka sebanyak 5% sampai 10% dari harga awal. Para calon pembeli yang siap secara finansial dan berniat untuk membeli properti disarankan untuk melihat kasus Corona sebagai peluang untuk mendapatkan harga yang lebih menguntungkan bagi mereka. Namun, Anda juga harus menghormati penjual properti dan tidak memanfaatkan peluang ini dengan mengajukan penawaran yang tidak masuk akal.

Sebagai calon pembeli, Anda juga diuntungkan karena Reserve Bank of Australia telah menurunkan tingkat suku bunga dasar (cash rate) menjadi 0.25%, figur terendah secara historis. Dengan suku bunga dasar yang sangat rendah serta persaingan yang berkurang, Anda dapat memiliki keluwesan untuk memilih properti yang sungguh-sungguh Anda inginkan.

Penggunaan teknologi juga sangat penting dalam proses pembelian Anda. Meskipun open for inspection tidak diperbolehkan saat ini, private inspection atau virtual inspection dapat digunakan untuk memastikan bahwa properti tersebut sesuai dengan keinginan Anda. Pihak pemerintah Victoria sempat melarang private inspection untuk properti yang ada penghuni, tetapi larangan tersebut telah dihapus. Saat ini, pemerintah hanya memperbolehkan dua orang sekaligus saat private inspection berlangsung. Artinya, penghuni properti yang akan di inspeksi oleh calon pembeli atau konsultan properti harus meninggalkan tempat tinggal mereka saat inspeksi masih berjalan. Kami menyarankan untuk berdiskusi dengan para konsultan properti kami untuk membuat janji dan memastikan hanya ada dua orang saat inspeksi.

Secara keseluruhan, kondisi industri properti saat ini menjadi peluang bagi para calon pembeli yang siap secara finansial. Meskipun harga akan mengalami penurunan, saat kasus corona menjadi lebih stabil, pemilik properti yang menunggu saat yang tepat akan kembali aktif dan industri properti akan melewati penyesuaian kembali. Pada akhirnya, dimana pun Anda berada, industri properti akan selalu mengatasi keadaan seperti kasus corona ini karena semua orang memerlukan properti baik untuk tempat tinggal atau berinvestasi.

Di tengah kasus corona ini, Xynergy Realty tetap menjalani operasi kami sehari-hari sesuai dengan peraturan yang diajukan pemerintah Victoria. Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai industri properti di Melbourne, silahkan menghubungi para konsultan properti kami yang selalu siap membantu Anda.

Alain Warisadi,
CEA (REIV), CA (MFAA), TAA, CIT (M), CPS (RE), Dipl FMBM, B.Ec (Fin), FIML
Property Writer/ Property Consultant
Finance Consultant (Mortgage Broker)
Licensed Estate Agent
Harvard University Scholar
LinkedIn: www.linkedin.com/in/awarisadi/

Jeffrey Koby, B.BUS (MKT), M.MKT, CAR
Co-property Writer
Marketing Communications Manager
(e.) jeffrey.koby@xynergy.com.au