2019 sudah usai dan 2020 telah tiba.

Secara umum, sudah menjadi tradisi untuk memiliki resolusi akan apa yang Anda ingin lakukan atau miliki di tahun baru. Sebagian besar penduduk Australia pastinya akan memasukkan “membeli properti” sebagai salah satu resolusi mereka, baik sebagai tempat tinggal ataupun berinvestasi.

Salah satu hal yang sering dipertanyakan bagi calon pembeli properti adalah “Kapankah waktu yang tepat untuk membeli?” Karena situasi finansial setiap orang berbeda, waktu yang tepat akan tentunya bervariasi. Selain daripada itu, kondisi industri properti yang dinamis, dapat menambahkan keraguan bagi para calon pembeli properti. Dengan banyaknya ketidakpastian tersebut, bagaimana cara mengetahui jika Anda siap membeli properti di tahun 2020?

Daripada sibuk memikirkan mengapa ada anak muda dapat membeli properti pada umur 20, Xynergy Realty menyarankan untuk mengikuti beberapa pertanyaan berikut ini yang akan memandu proses pengambilan keputusan Anda.

Seberapa Banyak yang Harus Anda Tabung Sebelum Membeli Properti?

Membeli rumah sering dianggap sebagai salah satu investasi terbesar dalam kehidupan kita. Karena ini sebuah keputusan yang melibatkan biaya yang besar, dan yang harus dipastikan adalah apakah pendapatan Anda saat ini sudah cukup untuk memperoleh hipotek (mortgage) untuk pembelian rumah.

Menurut Investopedia, langkah pertama adalah menentukan berapa debt-to-income ratio Anda. Keberhasilan Anda untuk meminjam hipotek akan tergantung dari seberapa besar figur tersebut. Para peminjam dana merekomendasikan untuk memiliki debt-to-income ratio lebih kecil dari 36%, dan hanya 28% dari figur tersebut dipakai untuk hipotek Anda.

Secara umum, 43% adalah rasio terbesar dimana peminjam dana akan memperbolehkan Anda meminjam dana. Jika lebih dari rasio tersebut, risiko hutang Anda akan terlalu besar terhadap penghasilan Anda.

Sepertinya Debt-to-Income Ratio Saya Sudah Cukup.

Apakah Sekarang Saatnya Membeli Properti?

Kami mengerti bahwa membeli rumah merupakan hal yang sangat Anda inginkan, tetapi harus ingat bahwa ada beberapa faktor lain yang harus dipikirkan. Apakah Anda sudah memikirkan biaya extra yang harus ditanggung seperti pajak (stamp duty), biaya hukum (legal fees), furnitur serta perlengkapan rumah lainnya.

Selain di bidang finansial, apakah Anda sudah memikirkan tujuan pembelian properti? Apakah Anda ingin menempati atau menyewakan properti tersebut? Dengan mengetahui tujuan pembelian properti, Anda dapat menentukan lokasi serta ukuran terbaik untuk properti yang akan dibeli. Karena faktor lokasi adalah hal terpenting dari nilai properti tersebut.

Bagaimana Kondisi Pasar Properti di Tahun 2020?

Untuk para pembeli rumah pertama, ada berita baik untuk Anda. Menurut OpenAgent, First Home Buyers Grant atau First Home Deposit Scheme dapat digunakan dimulai dari 1 Januari 2020. Jika Anda memenuhi kriteria dan telah menabung 5% untuk deposit, Anda juga dapat meminjam hingga 15% dari harga properti.

Peraturan peminjaman dari Australian Prudential Regulation Authority (APRA) juga telah diringankan, dimana para peminjam hanya perlu service loans jika suku bunga setinggi 2.5% atau lebih.

Dengan pemilihan umum yang telah berlalu, penduduk Australia juga mendapatkan kepastian terhadap perubahan peraturan yang tertuang dalam the Coalitions policies. Menurut ABC News, the Coalitions policies menjanjikan pemotongan pajak, lowongan kerja yang lebih banyak, perubahan terhadap negative gearing dan capital gains tax, serta pendanaan sejumlah proyek infrastruktur.

Seiring dengan perubahan positif tersebut menurut SQM Research, harga properti di Melbourne diprediksikan akan meningkat 12-17%, dengan Sydney yang meningkat 11-16% hanya sedikit di bawah Melbourne. Dan saat ini, tidak ada indikasi suku bunga dasar (Cash Rate) akan turun lebih rendah lagi. Tetapi, jika suku bunga dasar turun lagi, hal itu dapat menyebabkan harga properti untuk meningkat lebih pesat.

Secara keseluruhan dengan adanya pertumbuhan populasi yang kuat, peraturan peminjaman yang lebih ringan serta ekonomi yang semakin stabil akan berkontribusi positif terhadap harga properti.

Dengan pasar properti yang dinamis, prediksi saat ini juga dapat berubah di enam bulan kemudian. Bahkan ANZ juga telah merubah prediksi mereka di awal tahun 2019 menuju akhir 2019 seiring dengan kondisi pasar. Pada saat ini, Xynergy Realty hanya dapat memberikan prediksi terhadap apa yang mungkin terjadi selama 2020. Namun, kami menyarankan bahwa Anda selalu mengikuti berita baru dari kami ataupun dari tempat lain, karena perubahan mendadak terkadang tidak bisa dihindari.

***

Xynergy Realty selalu mengikuti perubahan di pasar properti dan selalu mencari cara untuk membantu para klien kami serta penduduk Melbourne dalam bidang properti. Jika Anda memiliki pertanyaan, silahkan menghubungi para konsultan kami yang selalu siap membantu Anda.

Alain Warisadi,
CEA (REIV), CA (MFAA), TAA, CIT (M), CPS (RE), Dipl FMBM, B.Ec (Fin), FIML
Property Writer/ Property Consultant
Finance Consultant (Mortgage Broker)
Licensed Estate Agent
Harvard University Scholar
LinkedIn: www.linkedin.com/in/awarisadi/

Jeffrey Koby, B.BUS (MKT), M.MKT, CAR
Co-property Writer
Marketing Communications Manager
(e.) jeffrey.koby@xynergy.com.au