AIYA 2020-2021: Kembangkan Jaringan Profesional dan Promosi Budaya Indonesia

Meski harus digelar secara virtual melalui zoom, Rapat Tahunan (AGM) Australia-Indonesia Youth Association (AIYA) kali ini tidak kalah spesial dari tahun-tahun sebelumnya. Acara yang di gelar pada hari Selasa, 9 November itu pun dimeriahkan dengan kehadiran Kuncoro Waseso, Konsul Jendral Indonesia untuk Victoria dan Tasmania, yang turut memberikan kata sambutan.

Kilas balik AIYA periode 2020-2021

Selama tahun 2020-2021, dibawah kepempinan Jade Lee (presiden AIYA periode 2020-2021), AIYA telah mencapai beberapa prestasi membanggakan dimana organisasi tersebut menjalin berbagai kemitraan dengan organisasi dan pemerintah Australia dan Indonesia setempat. Beberapa acara dimana AIYA turut berpartisipasi antara lain adalah Business Coaching Series yang diadakan oleh KJRI Melbourne, language buddies program (mitra bahasa) dengan Defence Force School of Languages (perguruan bahasa militer Australia), seminar The Forum: Indonesia Rising dengan PPIA Unimelb, dan casual networking event bersama Australia Indonesia Business Council (AIBC). Tak lupa, AIYA pun melakukan kunjungan perkenalan organisasi ke Universitas Deakin dan Universitas Monash dimana organisasi tersebut menyapa para mahasiswa di kedua universitas untuk memperkenalkan visi misi AIYA sebagai organisasi pemuda yang menjembatani hubungan Indonesia dengan Australia.

AIYA Meet and Greet Monash University

Selain itu, walau Victoria berkali-kali mengalami lockdown, AIYA tetap aktif menjalankan kegiatan-kegiatan organisasi seperti workshop pembuatan Batik dan LX program (program pertukaran bahasa Indonesia) yang diadakan baik secara online melalui platform komunikasi Discord maupun secara tatap muka.

AIYA The Forum

Mengintip agenda AIYA di tahun 2022

Kedepannya, organisasi pemuda Indonesia-Australia itu juga berencana untuk mengadakan berbagai acara-acara yang tidak kalah menarik dari tahun-tahun sebelumnya. Yakni kemitraan dengan Nusa Tenggara Association yang akan menggelar acara penggalangan dana untuk Nusa Tenggara, penyelegaraan pemutaran film ‘Pulau Plastik’, dan Amazing Race acara games yang masih dalam tahap perencanaan. Workshop-workshop yang akan diadakan tahun depan pun tidak kalah seru, antara lain workshop Kaligrafi Jawa dan masak memasak hidangan Indonesia.

Dalam AGM tahun ini, para komitee pengurus AIYA berencana untuk meningkatkan keterlibatan organisasi tersebut dalam segi sosio-budaya. Pasalnya, AIYA akan meningkatkan jumlah anggota tim sosio-budaya menjadi tiga orang yang beranggotakan anggota lama dan baru. Tak hanya itu, AIYA juga akan meningkatkan hubungan kerjasama dengan organisasi budaya Indonesia seperti Sanggar Lestari dan Jamu Bar dalam mengadakan workshop pertukaran budaya.

Dalam segi perkembangan profesional dan networking, para anggota AIYA tahun depan dapat menantikan lebih banyak lagi acara-acara professional networking dengan pemain bisnis dan industri di Victoria. Walau selama 2021 AIYA hanya dapat mengadakan 2 acara perkembangan profesional seperti workshop CV dan Basa-Basi dikarenakan COVID-19, dengan dilonggarkannya restriksi besar harapan para komitee dan anggota akan lebih banyaknya program serupa di tahun 2022.

Para Pengurus AIYA 2021-2022

Sesuai tradisi, pengurus AIYA Victoria selalu berganti setiap tahunnya dimana mereka dipilih oleh para anggota yang hadir pada rapat tahunan tersebut. Berikut adalah para pengurus AIYA Victoria untuk periode 2021-2022:

Presiden – Issy Di Nelo
Issy Di Nelo (Presiden AIYA 2021-2022)
Wakil Presiden – Jade Lee
Jade Lee (Wakil Presiden AIYA 2021-2022)
Sekretaris – Pat Tanner
Pat Tanner (Sekretaris AIYA 2021-2022)
Communications Officers – Zevanya Graciella dan Christina Amanda
Zevanya Graciella (Communications Officer AIYA 2021-2022)
Christina Amanda (Communications Officer AIYA 2021-2022)

Selamat kepada para pengurus AIYA yang baru dan selamat bertugas!

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

MELBOURNE’S DOGMILK FILMS LAUNCH CROWDFUNDING CAMPAIGN FOR INDEPENDENT DOCUMENTARY, ALUK

Melbourne-based film collective Dogmilk Films have just launched a crowdfunding campaign in support of their debut feature documentary ALUK , set in Toraja, Indonesia.In Toraja,...

BRUCE OLIVER: PENGUSAHA SUKSES YANG TAK SEGAN BERBAGI

Entrepreneur kelahiran Surabaya ini ialah salah satu founder Xynergy Realty Group – sebuah perusahaan investasi properti –  yang berdiri sejak 2008 dengan kantor pusat...

Terus Menanjak Sebagai Seniman Meski Buta Warna Sebagian | Warpan Djoyo

Kreatifitas seorang seniman sejati ibarat air mengalir tiada henti meski prosesnya tak selalu mulus sesuai harapan. Ini pula yang dialami Warpan Djoyo, seorang seniman...

KBRI Wellington konfirmasi nama korban WNI

PRESS RELEASEInformasi terkini yang berhasil dihimpun oleh KBRI Wellington, pada pukul 23.30 waktu Selandia Baru:KBRI Wellington terus melakukan monitoring dan menyiapkan bantuan kekonsuleran terhadap...

KETIKA GONG IFF DIBUNYIKAN…

Gala Opening  Demi memperingati diselenggarakannya Indonesian Film Festival (IFF) Australia, PPIA University of Melbourne mengadakan acara Gala Opening IFF di Crafty Squire, 127 Russell...